Sudah hari kesepuluh kita menapaki Ramadhan. Di fase ini, udara terasa berbeda, bukan? Ada semacam getaran harap yang mengisi sudut-sudut hari. Nah, bagi umat Islam, momen seperti ini sayang sekali kalau dilewatkan begitu saja. Ada sebuah hadits yang sering kita dengar, menyebutkan bahwa sepuluh hari pertama bulan suci ini adalah masa penuh rahmat. Sungguh sebuah pintu yang terbuka lebar.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan), dan akhirnya pembebasan dari api neraka.” (HR. Ibnu Abi Dunya dan Ibnu ‘Asakir).
Hadits itu selalu relevan untuk diingat. Ia seperti kompas yang mengingatkan kita pada karakteristik setiap fase. Dan di hari ke-10 ini, kita masih berada dalam naungan rahmat-Nya yang luas. Momentum untuk memohon, untuk mendekat.
Soal doa, Allah sendiri sudah menjanjikan kedekatan-Nya. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 186, firman-Nya begitu menghangatkan hati: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (katakanlah), sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku…”
Janji itu diperkuat lagi oleh sabda Nabi. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menyampaikan bahwa di setiap hari Ramadhan, Allah membebaskan banyak hamba dari neraka. Setiap muslim yang berdoa, permohonannya akan dikabulkan.
Nah, untuk menyambut hari ke-10 ini, ada sebuah doa indah yang bisa kita panjatkan. Doa ini memuat harapan agar kita termasuk orang yang bertawakal, orang yang meraih kemenangan, dan yang terdekat dengan-Nya.
Artikel Terkait
Syahrini Makan Sate di Warung Tenda dengan Tas Hermes Rp 500 Juta
Ibu Tiri Rassya Bantah Tudingan Mencuri Posisi Tamara Bleszynski di Resepsi
Clara Shinta Gugat Cerai Suami Usai Temukan Bukti Video Call Seks, Dihadang Somasi Rp10,7 Miliar
Wali Nikah Salah Ucap, Sebut Anak Kambing Saat Ijab Kabul