Suasana mencekam terjadi di Lumajang. Seorang kepala desa menjadi korban pengeroyokan puluhan orang, yang berujung pada aksi pembacokan. Polisi kini sudah bergerak cepat.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengonfirmasi penangkapan sepuluh orang yang diduga terlibat. "Kami sudah mengamankan 10 orang pelaku pengeroyokan terhadap Kepala Desa di Lumajang," ujarnya, Jumat lalu.
Menurut sejumlah saksi, aksi brutal itu berlangsung cepat dan penuh kekerasan. Para pelaku, dengan inisial GF, MB, MS, JP, AM, FA, MS, SP, EP, dan SJ, berhasil diamankan dari beberapa lokasi berbeda. Beberapa di antaranya bahkan memilih untuk menyerahkan diri.
Alex menambahkan, pemeriksaan terhadap para tersangka masih terus dilakukan. Motif di balik serangan itu menjadi fokus utama penyelidikan. “Kami masih mendalami motif aksi brutal tersebut,” jelasnya.
Di sisi lain, polisi juga menyelidiki kemungkinan keterlibatan seorang warga bernama Dani. Namanya disebut oleh korban, meski fakta di lapangan menunjukkan Dani tidak hadir langsung saat kejadian. Ini tentu jadi salah satu titik terang yang masih diurai.
Peristiwa menyedihkan itu sendiri terekam jelas oleh kamera CCTV di kediaman korban, Sampurno. Rekaman yang beredar memperlihatkan dengan terang bagaimana sekelompok orang itu menyerang secara beramai-ramai. Gambarnya cukup mengerikan.
Kini, proses hukum sedang berjalan. Masyarakat setempat pun masih diliputi keheningan, menunggu keadilan ditegakkan untuk kepala desa mereka.
Artikel Terkait
DPR Sahkan Revisi UU Polri, Buka Peluang Penyandang Disabilitas Jadi Anggota Kepolisian
KPK Tangkap Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Senilai Rp145,5 Miliar
Pemerintah Akan Gunakan AI dan Identitas Digital Tunggal untuk Tepat Sasarkan Bansos
Kader PPP dari Tiga Wilayah Laporkan Empat Petinggi Partai ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Data