Ustaz Sarwat Tegaskan Batas Akhir Sahur adalah Azan Subuh, Bukan Imsak

- Jumat, 27 Februari 2026 | 02:50 WIB
Ustaz Sarwat Tegaskan Batas Akhir Sahur adalah Azan Subuh, Bukan Imsak

Dua Macam Fajar dan Cara Tepat Menentukan Waktu

Ternyata, MURIANETWORK.COM sebelum subuh itu ada dua jenis. Pertama, MURIANETWORK.COM kazib atau 'fajar bohong'. Ini cahaya memanjang vertikal di langit yang muncul di dini hari, lalu hilang dan gelap kembali. Yang kedua baru fajar shadiq, cahaya putih yang menyebar horizontal di ufuk. Nah, MURIANETWORK.COM shadiq inilah tanda sahur harus berhenti dan salat Subuh bisa dimulai.

"Selang beberapa saat setelah fajar shadiq, barulah matahari terbit. Maka, waktu antara fajar shadiq dan terbit matahari itulah waktu salat Subuh sekaligus awal puasa," terang Ustaz Sarwat.

Hadits riwayat Ibnu Khuzaemah dan Al-Hakim juga menyebutkan perbedaan ini: "Fajar itu ada dua macam. Pertama, MURIANETWORK.COM yang mengharamkan makan dan menghalalkan salat. Kedua, MURIANETWORK.COM yang mengharamkan salat dan menghalalkan makan."

Lalu, gimana cara praktisnya kita tahu waktu Subuh masuk? Mengandalkan azan dari masjid terkadang kurang akurat. Bisa aja jamnya meleset atau muadzinnya salah lihat jadwal. Yang lebih bisa diandalkan adalah jadwal salat resmi hasil hitungan ilmu falak. Tinggal pastiin aja jam di rumah kita nggak ketinggalan atau terlalu cepat.

"Nggak ada salahnya juga kalau merujuk ke jam di TV. Biasanya, penanganan waktunya lebih profesional," saran Ustaz Sarwat.

Ada satu hal penting lagi. Kalau kita lagi minum pas azan Subuh berkumandang, minuman itu harus segera dikeluarkan. Kalau ditelan, puasanya batal. Imam An-Nawawi bilang, kalau fajar sudah terbit dan makanan masih di mulut, ya dimuntahkan. Puasanya tetap sah. Tapi kalau ditelan dengan sadar waktu Subuh sudah masuk, ya batal. Soal ini, para ulama sepakat.

Begitulah kira-kira penjelasan tentang batas akhir sahur. Semoga bisa jadi panduan yang jelas ya. Wallahu A'lam.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar