“Terima kasih banyak PNM sudah menemani kisah hidup saya dari 0, dari mulai saya kerja apa saja, hingga saya bisa momong anak, saya sekarang bahagia sekali. Saya selalu doakan yang terbaik untuk PNM agar banyak menolong orang seperti saya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Doa dan Harapan untuk Perjalanan Ibadah
Menanggapi momen penting ini, Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, menyampaikan pesan dan harapannya kepada para nasabah yang berangkat. Ia berharap perjalanan spiritual ini menjadi sumber kekuatan baru bagi mereka.
“Kami menitipkan doa dari Tanah Suci, agar langkah PNM senantiasa dijaga, diberi kelapangan, dan mampu terus menemani lebih banyak perjuangan hidup para nasabah di berbagai penjuru negeri,” tuturnya.
Program ini, pada akhirnya, mencerminkan sebuah pendekatan pemberdayaan yang melihat nasabah sebagai mitra seutuhnya. Dengan memahami konteks sosial dan spiritual yang kental dalam masyarakat, apresiasi yang diberikan pun menjadi lebih bermakna dan meninggalkan kesan mendalam, jauh melampaui nilai materi semata.
Artikel Terkait
Waspada Microsleep, Ancaman Tersembunyi bagi Pemudik Arus Balik
Riset Ungkap Manfaat Rutin Minum Teh di Pagi Hari untuk Energi dan Kesehatan Jantung
VISION+ Hadirkan Ratusan Microdrama dengan Konflik Padat dan Durasi Singkat
Sidang Perceraian Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Lanjut ke Mediasi