JAKARTA – Bagi umat Islam, mengetahui kapan Nisfu Syaban 2026 jatuh tentu penting. Malam di pertengahan Bulan Syaban ini memang punya tempat istimewa. Bahkan, ia disebut juga sebagai Laylatul Bara’ah, atau Malam Pengampunan Dosa.
Kenapa begitu? Menurut keyakinan, pada malam inilah Allah SWT melimpahkan syafaat-Nya. Seluruh catatan amal manusia selama setahun diangkat ke hadirat-Nya. Nah, karena keistimewaannya itu, banyak Muslim yang kemudian menjalankan puasa sunah keesokan harinya.
Secara bahasa, Nisfu Syaban berasal dari kata ‘nisfu’ (setengah) dan ‘Syaban’. Jadi, ia merujuk pada malam pertengahan bulan Syaban. Kalau merunut kalender Hijriyah, momen ini jatuh setiap tanggal 14 Syaban.
Mengingat kemuliaannya, para ulama sering menganjurkan untuk menghidupkan malam tersebut dengan berbagai amalan. Misalnya, membaca Surat Yasin, memperbanyak dzikir, shalat sunnah, atau tentu saja berdoa. Puasa di siang harinya juga sangat dianjurkan.
Salah satu ulama salaf, Ibnu Al Jauzi, dalam Kitab At-Tabshirah pernah menyampaikan pesan yang cukup menggugah.
“Wahai para hamba Allah, sesungguhnya malam kalian ini (malam nisfu syaban) itu mulia, hebat sifatnya. Allah melihat hamba-Nya untuk mengampuni mereka, kecuali orang yang inkar terhadap-Nya.”
Soal amalan spesifik seperti membaca Yasin tiga kali usai Maghrib, itu sebenarnya hasil ijtihad sebagian ulama. Bukan perintah langsung, tapi juga bukan hal yang buruk. Seperti dikutip dari Syaikh Muhammad bin Darwisy dalam "Asná al-Mathálib", “Konon ia adalah Syeikh Al Buni, dan hal itu bukanlah suatu hal yang buruk.”
Ada juga riwayat yang menyebutkan keutamaan membaca Yasin dengan niat tertentu: meminta panjang umur, terhindar dari bencana, dan agar tidak bergantung pada orang lain.
Kapan Tepatnya di 2026?
Nah, kalau kita hitung untuk tahun 2026, Malam Nisfu Syaban atau 15 Syaban 1447 H jatuh pada Senin, 2 Februari 2026. Sementara puasa sunah Nisfu Syaban-nya dilaksanakan sehari setelahnya, yaitu Selasa, 3 Februari 2026. Ini berdasarkan kalender dari Kementerian Agama dan Lembaga Falakiyah PBNU.
Artikel Terkait
Es Mencair dalam Mimpi: Alarm Batin atau Fajar Perubahan?
Denada Akui Ressa sebagai Anak Kandung, Mediasi Gagal dan Gugatan Rp7 Miliar Berlanjut
Mimpi Uang Banyak: Firasat Rezeki atau Alarm Batin?
Dokter Ungkap Detik-Detik Terakhir Lula Lahfah di Apartemen Dharmawangsa