Malam Pengampunan di 2026: Tanggal dan Amalan Nisfu Syaban

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 05:50 WIB
Malam Pengampunan di 2026: Tanggal dan Amalan Nisfu Syaban

Amalan yang Bisa Dikerjakan

Selain baca Yasin, berdoa di malam itu sangat dianjurkan. Ibnu Mas’ud pernah berkata bahwa doa-doa di malam itu akan melapangkan hidup. Ada doa panjang yang biasa dibaca, intinya memohon ampunan, rezeki yang lapang, dan dicatat sebagai hamba yang bahagia.

Shalat sunah mutlak juga bisa dilakukan. Dasarnya sabda Nabi bahwa shalat adalah sebaik-baik syariat, “siapa yang ingin memperbanyak maka perbanyaklah”. Tapi, niatnya harus dijaga, jangan sampai meniatkan shalat yang tidak ada tuntunannya.

Lalu, puasanya sendiri bagaimana? Memang ada sedikit perbedaan pendapat, tapi mayoritas ulama membolehkan bahkan menganjurkannya. Puasa di tanggal 15 Syaban ini juga sejalan dengan anjuran puasa di hari-hari purnama (tanggal 13, 14, 15 Hijriyah) setiap bulannya.

Dalilnya, ada hadis dari Ali bin Abi Thalib – meski sanadnya ada yang mendhaifkan – yang menyebutkan Rasulullah bersabda: “Apabila malam nisfu Sya’ban, maka shalatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya.”

Mengapa Malam Ini Begitu Spesial?

Pertama, jelas ini malam ampunan. Dalam hadis Sunan Ibnu Majah disebutkan, Allah turun ke langit dunia saat matahari terbenam dan menawarkan pengampunan, rezeki, dan kesembuhan bagi yang meminta. Ini berlangsung hingga fajar menyingsing.

Kedua, malam ini juga diyakini sebagai saat takdir manusia untuk setahun ke depan dicatat. Mulai dari kelahiran, kematian, hingga rezeki.

Ketiga, malam Nisfu Syaban termasuk salah satu "Lailah Al-Ijabah", malam dikabulkannya doa. Dalam riwayat Ibnu Abbas, ia disebut satu dari lima malam dimana doa tidak akan ditolak, bersama Malam Jumat, awal Rajab, Lailatul Qadar, dan malam dua hari raya.

Jadi, itulah sekelumit tentang Nisfu Syaban 2026, lengkap dengan amalan dan keutamaannya. Semoga kita bisa memanfaatkan momen yang penuh berkah ini. Wallahu A'lam.


Halaman:

Komentar