Setelah hampir tiga puluh tahun mengarungi langit, Sunita "Suni" Williams akhirnya mengakhiri kariernya sebagai astronot. NASA baru-baru ini mengumumkan kabar pensiunnya, tepatnya pada Selasa (20/1) lalu. Padahal, sebenarnya keputusannya untuk mundur sudah berlaku sejak akhir Desember tahun lalu.
Nama Suni sempat menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2025. Bagaimana tidak? Dia dan rekan seangkatannya, Butch Wilmore, harus menghabiskan waktu hampir sembilan bulan lebih lama dari rencana di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Awalnya, misi uji coba pesawat Starliner Boeing pada Juni 2024 itu cuma direncanakan sepuluh hari. Sayangnya, masalah teknis pada mesin membuat mereka terpaksa menetap di orbit.
Mereka baru bisa pulang pada Maret 2025, tentu saja bukan dengan kendaraan yang sama. SpaceX-lah yang akhirnya membawa mereka kembali ke Bumi dengan kapsul Dragon, mengakhiri petualangan tak terduga yang berlangsung 286 hari itu.
Namun begitu, sebelum insiden 'terdampar' di luar angkasa itu, prestasi Suni sudah tidak diragukan lagi. Perempuan berusia 60 tahun ini punya segudang pencapaian gemilang. Dia memegang rekor untuk spacewalk atau aktivitas di luar kendaraan antariksa. Bayangkan, sembilan kali ia melakukannya dengan total durasi lebih dari 62 jam sebuah rekor untuk astronot perempuan.
Luar biasa, bukan?
Artikel Terkait
Merah, Naga, dan Fu Terbalik: Makna Tersembunyi di Balik Hiasan Imlek 2026
Aksesori 2026: Dari Emas Tulola hingga Drama Saint Laurent
Riset Ungkap: 1 dari 7 Anak Indonesia Terancam Timbal dari Cat hingga Alat Makan
Ketuban Pecah Bukan Patokan, Kontraksi Justru Tanda Utama Persalinan