Meminimalkan Risiko
Memang, kalau digunakan sembarangan, risikonya ada. Misalnya bisa bikin kulit iritasi, ruam, atau gatal. Kalau disemprot di ruang tertutup, ada kemungkinan bahan kimianya terhirup. Paparan berlebihan pada anak yang sangat sensitif juga bisa memicu reaksi.
Namun begitu, berbagai penelitian toksikologi menunjukkan bahwa paparan harian dari bahan seperti DEET atau Picaridin jika dipakai sesuai aturan masih jauh di bawah ambang batas yang berbahaya. Intinya, kuncinya ada di cara pakai.
Jangan Cuma Andalkan Semprot Saja
Sebagai pelengkap, ada baiknya kita punya strategi lain. Pasang kelambu anti nyamuk di tempat tidur atau kereta dorang anak. Suruh anak pakai baju lengan panjang dan celana panjang kalau main di luar. Jangan lupa periksa lingkungan, kuras bak mandi dan tutup tempat penampungan air. Untuk perlindungan ekstra, kita bisa aplikasikan permethrin pada pakaian atau kelambu.
Dengan begitu, kita nggak sepenuhnya bergantung pada lotion atau semprot kimia. Perlindungan jadi lebih berlapis dan, tentu saja, lebih aman untuk si kecil.
Artikel Terkait
Trump Sinyalkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Iran
Dokter Richard Lee Ditahan sebagai Tersangka Usai Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Malam Nuzulul Quran: Mengenang Turunnya Wahyu Pertama dan Hikmah bagi Umat
Doa Hari ke-17 Ramadhan: Momentum Mustajab untuk Mohon Ampunan dan Keberkahan