Aldila: Mungkin saat mengalami kekalahan beruntun. Itu memang tidak menyenangkan.
Tapi sebenarnya, yang lebih berat justru tekanan dan ekspektasi dari luar. Ketika performa kurang bagus atau kalah, kritikan datang bertubi-tubi. Padahal, mereka yang mengkritik sering tidak tahu pengorbanan seperti apa yang sudah kita lakukan untuk sampai di titik tersebut.
Jadi, kuncinya adalah bagaimana kita tidak terlalu terpengaruh kritik itu, dan lebih fokus pada upaya perbaikan diri ke depannya.
Sebutkan 3 hal yang mendeskripsikan dirimu
Aldila: Tekad, pantang menyerah, disiplin.
Tanpa ketiga hal itu, mungkin aku tidak akan bisa bertahan sampai di level seperti sekarang.
Bagi kumparanWOMAN, kamu adalah Role Model. Bagaimana perasaan kamu?
Aldila: Tentu senang dan bangga. Aku memang ingin bisa memotivasi atlet-atlet junior yang sedang merintis karier di tenis.
Aku harap mereka punya goal dan cita-cita untuk menjadi seperti aku, atau bahkan lebih baik. Dan pastinya, aku ingin membantu mereka meraih mimpi itu.
Siapa sosok role model kamu dan kenapa?
Aldila: Ada beberapa, tapi salah satu yang paling kukagumi adalah Tante Trin atau Ibu Destry Damayanti. Dia pernah menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Menurutku, dia adalah sosok perempuan yang kuat dan mandiri.
Artikel Terkait
Ahli Ungkap Cara Sederhana Tingkatkan Dopamin, dari Makanan hingga Aktivitas Ringan
Dr. Boyke Ingatkan Penurunan Testosteron dan Pentingnya Pola Hidup Sejak Usia 25
Intermittent Fasting untuk Penderita GERD: Bisa Bermanfaat dengan Syarat
Insanul Fahmi Selesaikan Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jawab 30 Pertanyaan