Donald Trump ketiduran. Itulah pemandangan yang tertangkap kamera di tengah rapat kabinetnya di Gedung Putih, Selasa (2/12) lalu. Padahal, baru beberapa menit sebelumnya, Presiden Amerika Serikat itu dengan lantang membantah kabar tentang penurunan stamina dirinya.
Rapat itu sendiri dimulai selepas tengah hari waktu setempat. Menurut laporan CNN, Trump hadir bersama para menteri dalam kabinetnya.
Di awal pertemuan, dengan nada penuh keyakinan, Trump menyebut dirinya kini lebih waspada dibandingkan dua puluh lima tahun silam. Pernyataan itu dilontarkannya sambil menyerang artikel New York Times yang terbit pekan sebelumnya. Artikel tersebut, cukup panjang, menggambarkan sang presiden yang berusia 79 tahun itu tampak "melambat" di masa jabatan keduanya.
"Trump cekatan, tetapi mereka tidak cekatan,"
ucapnya tentang media itu.
Dia merasa diperlakukan tidak adil soal isu kesehatan dan kebugarannya. Tak tanggung-tanggung, pesannya untuk para wartawan cukup singkat dan keras: "Kalian orang gila."
Namun begitu, apa yang terjadi selanjutnya justru ironis. Selama satu setengah jam berikutnya, Trump tampak berjuang mati-matian melawan kantuk. Di ruangan yang biasanya penuh sanjungan untuknya, presiden itu justru terlihat beberapa kali kalah dan akhirnya tertidur.
Sekitar seperempat jam usai mengkritik NYT, tatkala Menteri Perdagangan Howard Lutnick memuji perang dagangnya dan menyebut kabinet itu sebagai "yang terhebat untuk presiden terhebat", mata Trump sudah mulai sulit dibuka. Kedipannya melambat, berat.
Perjuangannya berlanjut. Saat Menteri Perumahan Scott Turner dan Menteri Pertanian Brooker Rolins berbicara, kantuknya makin tak terbendung. Situasi menjadi semakin jelas ketika giliran Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer, serta Administrator EPA Lee Zeldin yang memaparkan materi. Trump tampak benar-benar kelelahan, bertarung agar tetap sadar dan seringkali gagal.
Artikel Terkait
Iran Peringatkan AS agar Tak Eskalasi Militer di Selat Hormuz di Tengah Klaim Serangan Terbaru
Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Rekomendasi ke Presiden, Usul Revisi UU hingga 2029
Presiden Prabowo Panggil Menteri Ekonomi Bahas Tekanan Rupiah dan Penguatan Fundamental
Kapolri Pastikan Seluruh Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Segera Direalisasikan