Kulit kering itu suka muncul tiba-tiba. Padahal, kamu merasa sudah rajin pakai pelembap setiap hari. Tapi jangan salah, penyebabnya belum tentu cuaca atau produk skincare yang kamu pakai. Bisa jadi, justru cara mandimu sendiri yang jadi biang keladinya.
Menurut Dr. Thomas Griffin, dokter kulit bersertifikat dari Philadelphia, kebiasaan mandi yang keliru ternyata bisa merusak lapisan pelindung alami kulit kita. Hal-hal sepele seperti suhu air yang terlalu panas atau sabun beraroma menyengat diam-diam menggerogoti kelembapan kulit.
“Air panas dan sabun keras dapat menghilangkan minyak alami kulit, membuatnya kering, bersisik, dan mudah iritasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, mandi seharusnya jadi momen untuk menutrisi kulit, bukan malah memperparah kondisinya.
Nah, kalau belakangan kulitmu terasa kasar, gatal, atau mudah mengelupas meski sudah rutin pakai body lotion, mungkin ini saatnya mengevaluasi ulang ritual mandimu. Ini dia beberapa kesalahan paling umum yang tanpa disadari bikin kulit makin kering, plus cara memperbaikinya.
1. Mandi Air Terlalu Panas
Memang, mandi air panas terasa sangat menenangkan, apalagi setelah seharian beraktivitas. Tapi di balik kenikmatan itu, suhu tinggi justru mengikis minyak alami yang bertugas menjaga kelembapan kulit. Alhasil, kulit jadi kering, gatal, bahkan kadang terasa perih setelahnya.
Coba deh beralih ke air hangat suam-suam kuku. Batasi juga waktu mandimu, cukup 10–15 menit saja. Setelahnya, keringkan tubuh dengan cara ditepuk-tepuk lembut, jangan digosok kasar. Tujuannya sederhana, agar kelembapan alami kulit tidak hilang begitu saja.
2. Kebanyakan Sabun dan Pewangi
Sabun beraroma harum memang menggoda. Tapi hati-hati, produk dengan wangi kuat dan busa berlebihan seringkali mengandung bahan kimia keras. Bahan-bahan inilah yang merampas minyak pelindung kulit.
Buat kamu yang kulitnya sensitif, lebih baik pilih sabun tanpa pewangi (fragrance-free). Jangan terkecoh dengan label "unscented", karena kadang produk semacam itu justru mengandung bahan tambahan untuk menutupi bau kimia. Oatmeal bisa jadi alternatif yang lembut dan menenangkan untuk kulit.
3. Lupa Pakai Pelembap Usai Mandi
Banyak orang mengira pelembap hanya diperlukan saat kulit terasa kering. Padahal, waktu terbaik untuk mengaplikasikannya adalah tepat setelah mandi, saat kulit masih dalam keadaan lembap. Pada momen inilah, pelembap bisa mengunci air dengan lebih efektif.
Pilih body butter, krim, atau body oil yang kaya emolien untuk mempertahankan kelembapan lebih lama. Saat cuaca dingin atau di ruangan ber-AC, gunakan krim dengan tekstur lebih kental. Yang penting, jangan tunda lebih dari 10 menit setelah mandi, karena kelembapan kulit bisa cepat menguap.
4. Terlalu Sering Mandi
Mandi terlalu sering, apalagi lebih dari dua kali sehari, justru bisa memperparah kekeringan kulit. Setiap kali kamu mandi dan menggunakan sabun, minyak alami kulit ikut terbilas.
Kalau memang harus mandi lebih dari sekali, di sesi kedua cukup gunakan air saja tanpa sabun. Pilih juga sabun yang formulanya lembut. Ingat, mandi yang baik bukan tentang frekuensinya, tapi bagaimana kamu melindungi kulit dari kehilangan cairan berlebih.
5. Eksfoliasi Berlebihan
Eksfoliasi itu penting sih untuk mengangkat sel kulit mati. Tapi kalau keseringan, bukannya sehat malah bikin lapisan pelindung kulit rusak. Menggosok kulit dengan scrub kasar, sikat mandi, atau loofah terlalu keras bisa memicu iritasi dan membuat kulit semakin kering.
Batasi eksfoliasi maksimal dua kali seminggu dengan gerakan lembut. Pilih bahan alami seperti gula atau oatmeal. Atau, kamu bisa beralih ke eksfoliasi kimia seperti AHA atau PHA yang lebih ramah untuk kulit kering.
Artikel Terkait
Pemeriksaan Inarasati di Polda Metro Jaya Ditunda Lagi
Pengisi Suara Giant Doraemon dan Plankton SpongeBob, Salman Borneo, Meninggal Dunia
Syahrini Makan Sate di Warung Tenda dengan Tas Hermes Rp 500 Juta
Ibu Tiri Rassya Bantah Tudingan Mencuri Posisi Tamara Bleszynski di Resepsi