Prediksi IHSG 13 November 2025: Bergerak Mixed, Ini Peluang Buy on Weakness
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan akan bergerak mixed pada perdagangan Kamis, 13 November 2025. Analisis teknikal menunjukkan rentang pergerakan IHSG hari ini berada di antara level 8.361 dan 8.400.
Pergerakan IHSG ini masih berada dalam fase koreksi sehat pasca aksi ambil untung atau profit taking, yang terjadi setelah indeks sempat menembus level psikologis 8.400. Kondisi ini dinilai wajar dalam sebuah tren penguatan.
Analisis Support dan Tren IHSG
Menurut pengamatan para praktisi, IHSG berpeluang mengalami pelemahan terbatas dengan level support kunci berada di 8.361. Pada perdagangan Rabu sebelumnya, IHSG justru ditutup menguat 0,26 persen atau 22,05 poin ke level 8.388,57.
Koreksi yang terjadi ini justru dilihat sebagai sebuah peluang untuk melakukan aksi beli pada saat pelemahan atau buy on weakness. Strategi ini sejalan dengan tren utama IHSG yang masih menguat, di mana indeks diperkirakan akan kembali bergerak menuju level 8.400 setelah proses pengujian support selesai.
Rekomendasi Saham Teknikal Hari Ini
Berikut adalah sejumlah rekomendasi saham berdasarkan analisis teknikal untuk Kamis, 13 November 2025:
- BRPT: Rekomendasi BUY. Support di Rp3.460, Resistance di Rp3.940.
- CUAN: Rekomendasi BUY. Support di Rp2.140, Resistance di Rp2.380.
- UNTR: Rekomendasi BUY. Support di Rp27.250, Resistance di Rp30.000.
- HRUM: Rekomendasi SELL ON STRENGTH. Support di Rp985, Resistance di Rp1.090.
Dengan memahami level support dan resistance ini, investor dapat memiliki panduan yang lebih jelas dalam mengambil keputusan trading di pasar saham Indonesia hari ini.
Artikel Terkait
ASLC Bidik Pertumbuhan Dua Digit dengan Andalkan Mobil Bekas Jelang Mudik 2026
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil
IHSG Diproyeksi Bergerak Tak Menentu, Terjepit Sentimen Lokal dan Global