Saham Lotte Chemical (FPNI) Disuspend BEI: Penyebab Kenaikan 101% & Dampak untuk Investor

- Senin, 10 November 2025 | 11:00 WIB
Saham Lotte Chemical (FPNI) Disuspend BEI: Penyebab Kenaikan 101% & Dampak untuk Investor
Saham Lotte Chemical (FPNI) Di-Suspend BEI: Penyebab & Dampaknya

Saham Lotte Chemical (FPNI) Di-Suspend BEI: Penyebab & Dampaknya

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (kode FPNI) pada Senin, 10 November 2025. Langkah ini diambil setelah harga saham FPNI mengalami penguatan yang sangat signifikan selama satu pekan terakhir.

Penghentian perdagangan ini berlaku untuk Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuan utama dari suspensi ini adalah untuk memberikan waktu yang cukup bagi para investor dalam menilai dan mempertimbangkan setiap keputusan investasi mereka pada saham Lotte Chemical dengan lebih matang.

Dalam pengumuman resminya, BEI menyatakan, Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) pada tanggal 10 November 2025.

Kinerja Saham FPNI Sebelum Suspend

Kinerja saham FPNI memang sedang sangat volatil. Data mencatat, saham ini meroket 101,17% hanya dalam waktu satu pekan. Bahkan, dalam rentang satu bulan, kenaikan yang tercatat mencapai level yang lebih tinggi lagi, yaitu 169,63%.

Kenaikan ekstrem ini juga ditandai dengan sentuhan Auto Reject Atas (ARA) secara berturut-turut. Saham FPNI mengalami ARA pada 3 dan 4 November 2025 dengan kenaikan masing-masing 24,27% dan 25%. ARA kembali terjadi pada Jumat, 7 November 2025, di mana saham terkunci di posisi harga Rp515 setelah naik 25%.

Langkah cooling down atau pendinginan oleh BEI ini merupakan mekanisme normal untuk meredam gejolak pasar yang berlebihan dan melindungi investor dari potensi kerugian akibat volatilitas tinggi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar