Devi Attamimi, Group CEO Hakuhodo International Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan yang manusiawi. "Kami mempelajari manusia bukan sebagai tren, melainkan sebagai kisah hidup yang terus berkembang. Bagi para pelaku industri pemasaran, peran kita adalah mendengarkan, memahami, dan membangun hubungan yang membuat hidup terasa lebih bermakna," ujarnya.
Perubahan Pola Konsumsi: Dari Aspirasi Menuju Keseimbangan
Rian Prabana, Senior Director of Strategy Hakuhodo International Indonesia & Head of Sei-katsu-sha Lab, menambahkan bahwa studi ini memberikan perspektif baru. Kelas menengah Indonesia terus tumbuh dengan cara yang tidak selalu terlihat. Pola konsumsi mereka mengalami pergeseran mendasar.
"Pola konsumsi kelas menengah kini tidak lagi sekadar mencari aspirasi, tetapi mencari keseimbangan," jelas Rian. Oleh karena itu, pelaku pemasaran perlu memahami sisi emosional konsumen yang tidak dapat sepenuhnya digambarkan oleh angka-angka statistik.
Kesimpulan: Membangun Hubungan yang Lebih Relevan
Studi ini menyimpulkan bahwa kunci sukses berbisnis dengan kelas menengah Indonesia adalah dengan membangun hubungan yang relevan. Dengan memahami narasi dan kebutuhan emosional mereka yang terus berevolusi, para marketer dapat menawarkan solusi dan peran yang lebih berarti, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan bisnis dan konsumen secara bersamaan.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan