Pabrik Petrokimia Lotte Chemical Indonesia Resmi Beroperasi, Investasi Rp 65 Triliun
Pemerintah Indonesia memberikan sambutan positif atas peresmian Pabrik New Ethylene Project yang dimiliki oleh PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di kawasan industri Cilegon, Banten. Proyek strategis nasional ini mencatatkan nilai investasi fantastis sebesar Rp 65 triliun, menempatkannya sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Naptha Cracker Pertama dalam Tiga Dekade
Keberadaan pabrik ini sekaligus menandai hadirnya kompleks naptha cracker pertama di Indonesia dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Hal ini dinilai sebagai lompatan besar bagi struktur industri kimia dalam negeri.
Menteri Perindustrian: Akan Perkuat Industri Nasional dan Kurangi Impor
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa proyek ini akan memperkuat fondasi industri nasional dan mendorong program substitusi impor bahan baku petrokimia. "Investasinya Rp 65 triliun dan itu merupakan fasilitas naphtha cracker terbesar di kawasan. Proyek ini akan membantu meningkatkan daya tahan industri kita, termasuk substitusi impor," ujar Agus di Tanjung Priok, Kamis (6/11).
75% Produksi untuk Pasar Domestik
Dampak langsung yang diharapkan adalah pengurangan ketergantungan pada impor. Agus mengungkapkan bahwa 75% hasil produksi pabrik ini akan dipasarkan di dalam negeri. "Substitusi impornya akan kuat sekali dan memperkuat keuangan negara karena impor akan berkurang," jelasnya.
Membuka Lapangan Kerja Luas bagi Tenaga Kerja Indonesia
Selain dampak ekonomi makro, proyek raksasa ini juga menjadi sumber penyerapan tenaga kerja yang signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Yang membanggakan, seluruh tenaga kerja inti dalam proyek ini berasal dari dalam negeri. "Kalau ada pimpinan-pimpinan asing, itu hal biasa. Tapi sebagian besar pekerjanya dari dalam negeri sendiri," tegas Agus.
Presiden Prabowo Apresiasi Komitmen Investasi Lotte
Peresmian pabrik ini dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Lotte Chemical yang tetap melanjutkan proyek strategis ini meskipun sempat mengalami penundaan. Presiden juga menekankan bahwa kehadiran investasi besar seperti Lotte, dengan aset global mencapai 100 miliar dolar AS, membawa manfaat sangat besar bagi seluruh rakyat Indonesia.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah