KKP Perkuat Ekspor Udang dengan Bangun Laboratorium Deteksi Radioaktif
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun laboratorium khusus untuk menguji dan menjamin keamanan produk laut Indonesia, terutama udang, dari kontaminasi radioaktif seperti Cesium-137. Langkah ini merupakan respons untuk memperkuat kepercayaan pasar global, khususnya Amerika Serikat.
Laboratorium Deteksi Radioaktif Segera Dioperasikan
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan P2HP) KKP, Ishartini, mengungkapkan bahwa saat ini KKP telah memiliki laboratorium di Cilangkap, Jakarta Timur. Namun, laboratorium tersebut belum dilengkapi dengan peralatan pendeteksi radioaktif.
"Kita sudah pesan alat-alatnya dan mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah bisa operasional," ujar Ishartini dalam Media Briefing di Jakarta. Sebelum dioperasikan, laboratorium ini akan melalui proses akreditasi terlebih dahulu. Selain di Cilangkap, KKP juga berencana mengembangkan laboratorium serupa di Surabaya, Makassar, dan Medan untuk menjangkau sentra produksi di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
Saham Bakrie Melawan Arus, ENRG dan DEWA Catat Kenaikan Signifikan
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%
Tambang Nikel Hengjaya di Morowali Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja