Pasar saham masih terasa suram di akhir pekan ini. Tapi, ada yang menarik perhatian: beberapa saham dari Grup Bakrie justru bergerak naik, mencoba melawan arus pelemahan yang melanda IHSG. Sentimen positif dari sejumlah unit bisnisnya rupanya memberi angin segar di tengah tekanan bearish.
Yang paling mencolok adalah ENRG. Saham emiten migas ini melesat lebih dari 9 persen ke level Rp1.565 per lembar. Kenaikan ini tak lepas dari sentimen harga minyak dunia yang memanas, ditambah kabar baik dari internal perusahaan. Mereka baru saja menemukan cadangan minyak baru di Riau.
Melalui anak usahanya, PT EMP Tunas Energi, ENRG berhasil mengebor sumur eksplorasi Cenako-1 Twin di blok South CPP. Pengeborannya mencapai kedalaman sekitar 754 meter.
“Berdasarkan hasil uji sumur dan analisis per 17 Maret 2026, struktur Cenako diperkirakan punya kandungan minyak di tempat sekitar 15,6 juta barel,” begitu penjelasan manajemen.
Tentu saja, ini baru tahap awal. Perusahaan masih harus bekerja keras mengonversi temuan itu menjadi cadangan yang benar-benar siap dikembangkan secara komersial. Tapi, bagi pasar, berita ini sudah cukup jadi katalis.
Di sisi lain, ada juga DEWA yang kinerjanya bikin terperangah. Saham kontraktor tambang itu naik 3,18 persen, didorong laporan keuangan tahun 2025 yang fantastis. Laba bersihnya melonjak jadi Rp4,3 triliun! Angka itu jauh sekali dari capaian tahun sebelumnya yang cuma Rp55 miliar.
Everson Sugianto, Investment Analyst Stockbit, mencoba menganalisis fenomena ini.
Artikel Terkait
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%
Tambang Nikel Hengjaya di Morowali Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja
Harga Emas Anjlok 2,84%, Tertekan Dolar AS dan Ketegangan Timur Tengah