Bitcoin Anjlok 7,4%: Penyebab, Analisis, dan Prediksi Harga ke Depan

- Kamis, 06 November 2025 | 10:12 WIB
Bitcoin Anjlok 7,4%: Penyebab, Analisis, dan Prediksi Harga ke Depan

Harga Bitcoin Anjlok: Penyebab dan Prospek ke Depan

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan pelemahan signifikan. Berbeda dengan penurunan sebelumnya yang dipicu likuidasi leverage, pelemahan kali ini didorong oleh faktor yang lebih mendasar.

Penurunan Harga Bitcoin Terkini

Bitcoin tercatat anjlok hingga 7,4% dalam satu hari perdagangan, bahkan sempat menyentuh level terendah di bawah USD 100.000 untuk pertama kalinya sejak Juni. Nilai Bitcoin kini telah merosot lebih dari 20% dari rekor tertingginya yang dicapai sebulan sebelumnya.

Penyebab Pelemahan Bitcoin

Menurut analisis para pakar, penurunan harga Bitcoin saat ini disebabkan oleh aksi jual dari pemegang jangka panjang. Data menunjukkan pemegang Bitcoin jangka panjang telah melepas sekitar 400.000 Bitcoin senilai USD 45 miliar dalam sebulan terakhir.

Vetle Lunde, Kepala Riset di K33, mengonfirmasi bahwa lebih dari 319.000 Bitcoin kembali aktif dalam sebulan terakhir, sebagian besar berasal dari koin yang disimpan selama 6-12 bulan. Ini mengindikasikan aksi ambil untung besar-besaran sejak pertengahan Juli.

Perbedaan dengan Penurunan Sebelumnya

Berbeda dengan kejatuhan mendadak Oktober lalu yang dipicu likuidasi besar-besaran, pelemahan kali ini lebih disebabkan tekanan jual berkelanjutan di pasar spot. Likuidasi posisi kripto dalam 24 jam terakhir tercatat USD 2 miliar, jauh lebih kecil dibanding USD 19 miliar selama crash September.

Peran Pemegang Besar (Whale)

Analisis Markus Thielen dari 10x Research mengungkapkan bahwa "mega whale" (pemegang 1.000-10.000 Bitcoin) mulai melepas kepemilikan besar-besaran sejak awal 2025. Akumulasi dari pihak yang memegang 100-1.000 Bitcoin juga turun tajam, menunjukkan perubahan pola beli para pemegang besar.

Prospek dan Prediksi Harga Bitcoin

Markus memperingatkan fase pelepasan ini bisa berlangsung hingga musim semi tahun depan. Meski tidak memprediksi kejatuhan besar, ia memperkirakan fase konsolidasi dengan target penurunan maksimum di level USD 85.000.

Berdasarkan pola pasar bearish 2021-2022, di mana lebih dari satu juta Bitcoin dijual pemegang besar dalam setahun, skala serupa berpotensi terulang dalam enam bulan ke depan.

Komentar