Kebijakan Umrah Mandiri Tidak Pengaruhi Signifikan Bisnis HAJJ
PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) menyatakan kebijakan pemerintah yang melegalkan umrah mandiri tidak akan berdampak signifikan terhadap prospek bisnis perusahaan. Keyakinan ini didasari pada kebutuhan fasilitas hotel yang tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh jemaah, baik yang berangkat melalui biro perjalanan maupun secara mandiri.
Diversifikasi Pasar dan Lini Bisnis Jadi Kekuatan HAJJ
Direktur Utama HAJJ, Saipul Bahri, mengungkapkan bahwa permintaan layanan hotel diproyeksikan tetap stabil. Selain menggarap bisnis biro perjalanan, HAJJ juga memiliki lini bisnis khusus di segmen perhotelan yang menjadi pilar utama pendapatan.
Pasar HAJJ tidak terbatas pada Indonesia saja, melainkan mencakup jemaah dari berbagai negara Muslim di Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Timur Tengah. Diversifikasi pasar ini menjadikan kinerja perseroan tetap tangguh menghadapi perubahan regulasi domestik.
Artikel Terkait
IHSG Tergelincir Tipis, Saham PIPA dan MINA Anjlok Lebih dari 14%
IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Analis Soroti Empat Saham Pilihan
Penerimaan Pajak Januari Melonjak 30%, Purbaya: Sinyal Positif di Awal Tahun
Pemerintah Pastikan Anggaran Gentengisasi Prabowo Tak Sampai Rp 1 Triliun