Sektor ekspor juga menunjukkan kinerja kuat dengan pertumbuhan 9,91 persen untuk ekspor barang dan jasa, meningkat dari 6,78 persen pada kuartal sebelumnya. Komponen ekspor ini bahkan mencatat kenaikan tertinggi di antara semua komponen pengeluaran.
Sementara itu, konsumsi rumah tangga tetap stabil di level 4,89 persen. Investasi yang diukur melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga menunjukkan perbaikan dengan peningkatan dari 2,12 persen menjadi 5,04 persen.
BPS menyatakan kondisi ini memberikan harapan untuk perbaikan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025. Secara siklus, aktivitas ekonomi kuartal III memang cenderung lebih rendah dibandingkan kuartal IV, terutama pada komponen belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga.
Artikel Terkait
IHSG Melemah, Saham Energi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah
Fitch Naikkan Proyeksi Harga Tembaga dan Emas, Saham Tambang Diuntungkan
IHSG Tertekan, Saham Konglomerasi dan Perbankan Babak Belur
Pasar Saham Asia Terpukul Imbas Konflik Timur Tengah dan Ancaman Stagflasi