MDKI Ekspansi ke Agrobisnis: Luncurkan Produk Kapur Pertanian untuk Tingkatkan Kesuburan Tanah

- Rabu, 05 November 2025 | 11:00 WIB
MDKI Ekspansi ke Agrobisnis: Luncurkan Produk Kapur Pertanian untuk Tingkatkan Kesuburan Tanah

Emdeki Utama (MDKI) Ekspansi ke Agrobisnis dengan Produk Kapur Pertanian

PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) secara resmi melakukan diversifikasi bisnis dengan ekspansi ke sektor agrobisnis. Strategi ini bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan baru bagi perseroan di luar lini usaha utamanya.

Pendirian Anak Usaha Baru PT Calcindo Agro Utama

Untuk mendukung rencana ekspansi agrobisnis, Emdeki mendirikan anak usaha baru bernama PT Calcindo Agro Utama (CAU). Pendirian ini dilakukan bersama PT Emde Plast Utama (EPU), yang mayoritas sahamnya juga dikuasai oleh Emdeki.

Maksimalkan Bahan Baku Kapur untuk Pertanian

Menurut Direktur Emdeki, Vincent Secapramana, pendirian CAU merupakan bagian dari strategi untuk memaksimalkan pemanfaatan bahan baku kapur. Perusahaan akan mengembangkan kapur pertanian yang berfungsi sebagai pembenah tanah untuk meningkatkan kesuburan.

Komitmen Modal dan Struktur Kepemilikan

Emdeki menyetorkan modal awal sebesar Rp5 miliar kepada PT Calcindo Agro Utama. Komposisi kepemilikan sahamnya adalah Emdeki sebesar 99,98% dan EPU sebesar 0,02%. Perusahaan menetapkan modal dasar CAU sebesar Rp20 miliar untuk operasional bisnis agro ke depan.

Diversifikasi Usaha Tingkatkan Efisiensi Pabrik

Direktur Utama Emdeki, Yudi Cahyono, mengungkapkan bahwa diversifikasi usaha ini sejalan dengan rencana perusahaan untuk meningkatkan utilisasi pabrik agar lebih efisien. Sektor pertanian, khususnya di luar Pulau Jawa, menjadi fokus pengembangan utama.

Potensi Pasar Produk Kapur Pertanian

Potensi pasar produk kapur pertanian dinilai sangat besar. Hal ini didukung oleh kebiasaan petani yang telah lama menggunakan produk turunan karbit dalam berbagai tahap budidaya tanaman, mulai dari pembibitan hingga pascapanen.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar