Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, tidak seorang diri ketika kebakaran melanda rumahnya. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, mengungkapkan bahwa Haerul berada bersama tiga pekerja rumah tangga (PRT) saat insiden terjadi. Ketiga asisten rumah tangga tersebut dilaporkan selamat dari peristiwa yang menewaskan Haerul itu.
"Beliau ada bersama asisten rumah tangga, beberapa asisten rumah tangga. Kalau di atas, keterangan saksi, dengan beliau bertiga, tapi kan ada (ART) yang di bawah," ujar Putu kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Saat ini, polisi masih memeriksa keterangan para saksi untuk menyusun kronologi kejadian. Salah satu aspek yang didalami adalah bagaimana para pekerja rumah tangga dapat menyelamatkan diri dari kobaran api. Keterangan yang terkumpul nantinya akan diselaraskan dengan alat bukti yang ditemukan di lokasi.
"Masih kita mintai keterangan dari asisten-asisten rumah tangga, saksi-saksi. Nanti keterangan tersebut kita kumpulkan, kita cari persesuaian dengan alat bukti yang ada di lokasi," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Putu menyebutkan bahwa titik awal kebakaran berada di ruang kerja Haerul Saleh yang terletak di lantai empat rumah. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya barang mudah terbakar yang memicu api cepat membesar di lantai tersebut.
"Sementara 80-an persen di atas, ruang kerja beliau. Kalau bawah nggak," tutupnya.
Artikel Terkait
Vietnam Asah Senjata Baru Jelang Piala AFF 2026, Bola Mati Jadi Ancaman bagi Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar untuk Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri ala LPDP
Kapolri Mutasi 1.121 Personel, 14 Kapolres di Sulsel Berganti
Volkswagen Rencanakan PHK 100.000 Karyawan dan Spin Off Merek Inti