Strategi WIKA Pangkas Utang Rp 2,20 Triliun: Restrukturisasi hingga 2025

- Sabtu, 01 November 2025 | 00:05 WIB
Strategi WIKA Pangkas Utang Rp 2,20 Triliun: Restrukturisasi hingga 2025

WIKA Pangkas Utang Rp 2,20 Triliun hingga Kuartal III 2025, Ini Strateginya

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menunjukkan progres signifikan dalam perbaikan kinerja keuangan. Hingga kuartal III tahun 2025, perusahaan berhasil menurunkan utang berbunga sebesar Rp 2,20 triliun dan utang mitra kerja sebesar Rp 924,58 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Strategi Restrukturisasi Keuangan WIKA

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari eksekusi strategi restrukturisasi keuangan yang konsisten. "Penting bagi WIKA untuk mencapai fundamental keuangan yang kuat melalui langkah inovasi dan transformasi," ujarnya.

Untuk memperkuat arus kas, perseroan fokus pada empat pilar utama:

  • Restrukturisasi utang (debt restructuring)
  • Non-core asset recycling pada investasi jangka panjang
  • Percepatan pencairan piutang
  • Penerapan operational excellence di seluruh lini bisnis

Peningkatan Efisiensi Operasional

Upaya WIKA membuahkan hasil nyata dalam efisiensi operasional. Hingga September 2025, perusahaan berhasil menurunkan Account Receivable Days menjadi 127 hari dari sebelumnya 142 hari. Sementara Account Payable Days turun menjadi 158 hari dari 196 hari pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan efisiensi ini berdampak langsung pada arus kas operasi, yang tercatat positif sebesar Rp 287,83 miliar hingga kuartal III-2025.

Pencapaian Bisnis dan Kontribusi Segmen

Selain perbaikan kinerja keuangan, WIKA juga berhasil mengamankan kontrak baru senilai Rp 6,19 triliun dan mencatatkan penjualan sebesar Rp 9,09 triliun hingga September 2025.

Kontribusi terbesar berasal dari segmen infrastruktur dan gedung sebesar 39%, diikuti oleh segmen EPCC 25%, industri penunjang konstruksi 29%, serta segmen realty & properti dan investasi.

Dengan delapan substream penyehatan yang dijalankan, termasuk peningkatan tata kelola dan perbaikan portofolio order book, WIKA berkomitmen menjaga fundamental bisnis tetap kompetitif di tengah tantangan sektor konstruksi nasional.

Komentar