MURIANETWORK.COM - Indeks IDX BUMN 20 menunjukkan ketahanan yang mengesankan di tengah tekanan pasar awal tahun 2026. Hingga penutupan perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, indeks yang menghimpun 20 saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) unggulan itu tercatat menguat 5,23% year-to-date (YtD) ke level 400,99. Kinerja ini tampil kontras dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru terkoreksi 5,03% dalam periode yang sama.
Kontributor Utama Penguatan Indeks
Analisis mendetail mengungkapkan, penguatan indeks didorong secara signifikan oleh beberapa saham pelat merah. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) muncul sebagai motor penggerak utama, dengan kontribusi bobot positif yang mencapai 51% terhadap pergerakan IDX BUMN 20. Saham perusahaan tambang anggota holding MIND ID itu ditutup pada harga Rp4.050 per saham di akhir pekan.
Posisi pendukung kuat berikutnya diisi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan bobot 15,53%. Sektor perbankan BUMN juga menjadi penopang penting, dengan kontribusi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar 8,76%, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) 7,19%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) 6,67%, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) 5,17%.
Analisis Ketahanan di Tengah Volatilitas
Para analis pasar modal melihat kinerja IDX BUMN 20 ini bukanlah suatu kebetulan. Abida Massi Armand, analis dari BRI Danareksa Sekuritas, menilai ketahanan indeks ini bersumber dari karakteristik emiten anggotanya yang memiliki skala usaha besar dan likuiditas tinggi.
"Pada saat tekanan pasar meningkat hingga sempat terjadi trading halt, saham-saham BUMN 20 cenderung terkoreksi lebih dangkal dibandingkan saham konglomerasi," jelasnya.
Pandangan senada diungkapkan oleh Sukarno Alatas, Senior Analyst Kiwoom Sekuritas. Menurutnya, sifat defensif indeks ini muncul karena komposisinya yang didominasi sektor-sektor fundamental seperti perbankan, telekomunikasi, energi, dan infrastruktur, yang kinerjanya relatif stabil.
Peran Danantara dan Prospek Ke Depan
Selain kekuatan fundamental emiten, optimisme pasar juga ditopang oleh kehadiran Danantara Indonesia. Komitmen badan pengelola investasi negara tersebut untuk membeli saham-saham berfundamental baik dinilai menjadi penopang institusional yang penting.
"Masuknya Danantara memberi sinyal positif dan meningkatkan kepercayaan pasar. Hal ini membantu menahan tekanan jual, terutama pada saham-saham besar dan berfundamental kuat," tutur Sukarno Alatas.
Melihat ke depan, David Kurniawan, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), memproyeksikan bahwa saham-saham BUMN masih memiliki ruang untuk diuntungkan dari rotasi menuju aset berfundamental kuat. Daya tahan mereka didukung oleh peran strategis dalam perekonomian, arus kas yang stabil, dan dukungan kebijakan pemerintah.
"Emiten perbankan besar seperti BBRI, BMRI, BBNI, serta sektor energi dan telekomunikasi seperti TLKM dan PGAS, berpotensi paling diuntungkan karena memiliki fundamental kuat, likuiditas tinggi, dan peran strategis," kata David.
Daftar Saham Penggerak IDX BUMN 20
Berikut adalah sepuluh saham dengan kontribusi bobot terbesar terhadap pergerakan IDX BUMN 20 per 13 Februari 2026:
| No | Emiten | Harga (Rp) | Poin | Bobot |
| 1 | ANTM | 4.050 | 10,16 | 51% |
| 2 | PGAS | 2.130 | 3,09 | 15,53% |
| 3 | BBRI | 3.780 | 1,74 | 8,76% |
| 4 | SMGR | 3.010 | 1,63 | 8,21% |
| 5 | BBTN | 1.365 | 1,43 | 7,19% |
| 6 | BBNI | 4.480 | 1,33 | 6,67% |
| 7 | PTBA | 2.550 | 1,22 | 6,13% |
| 8 | BMRI | 5.075 | 1,03 | 5,17% |
| 9 | ELSA | 740 | 1,01 | 5,09% |
| 10 | JSMR | 3.750 | 0,83 | 4,19% |
Disclaimer: Informasi ini disajikan untuk tujuan edukasi dan analisis, bukan sebagai rekomendasi membeli atau menjual instrumen investasi. Keputusan investasi merupakan hak dan tanggung jawab masing-masing investor. Kinerja masa lalu tidak menjadi jaminan untuk hasil di masa depan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Rencanakan Ornamen Khusus Ramadan-Lebaran untuk Dongkrak Ekonomi Jakarta
DPR RI Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di SMKN 2 Kota Serang
Alumni Akpol 1998 Resmikan Lobby Parama Satwika untuk Dukung Akademi
Inter Milan Kalahkan Juventus 3-2 di Tengah Kontroversi Kartu Merah Kalulu