Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digulirkan ke berbagai daerah. Targetnya jelas: pemerataan. Di Serang, misalnya, kegiatan terbaru digelar di SMKN 2 Kota Serang pada Rabu lalu, 11 Februari 2026. Pemerintah, bersama DPR RI dan Badan Gizi Nasional, memang sedang fokus mendorong kesiapan pelaksanaan. Semua lini, termasuk infrastruktur dapur layanan gizi atau yang disebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), harus siap. Tanpa itu, distribusi makanan bergizi yang memadai bakal sulit terwujud.
Nah, unit dapur ini sebenarnya jadi titik krusial. Di sinilah proses produksi dan distribusi makanan bergizi harus berjalan sesuai standar. Mulai dari nutrisi hingga keamanan pangannya. Pengawasan mutu menu dan operasional dapur pun tak boleh dianggap remeh.
Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman menekankan hal penting. Program MBG ini merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang fokusnya ke penguatan gizi anak dan pelajar.
“Program Makan Bergizi Gratis harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan peserta didik di sekolah-sekolah Kota Serang,” tegas Tubagus.
Menurutnya, asupan gizi yang memadai punya peran krusial. Fondasi untuk tumbuh kembang anak dan kesiapan belajar mereka di sekolah.
Karena itu, di sisi lain, keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal mutlak diperlukan. Bukan cuma untuk menerima manfaat, tapi juga terlibat dalam pengawasan di lapangan. Tubagus punya imbauan khusus.
“Apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dalam pelaksanaan di lapangan, masyarakat diimbau untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya dalam keterangan pers pada Minggu, 15 Februari 2026.
Koordinasi itu penting agar masalah bisa ditindaklanjuti dengan cepat. Intinya, program ini diharapkan memberi dampak langsung. Sosialisasi yang masif dilakukan memang bertujuan meningkatkan pemahaman publik. Bahwa konsumsi makanan bergizi bukan sekadar urusan kenyang, tapi investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia.
Melalui rangkaian sosialisasi seperti di Serang ini, pemerintah dan mitra kerjanya berharap MBG bisa berjalan efektif. Tepat sasaran, berkelanjutan. Dan yang utama, didukung secara aktif oleh masyarakat di setiap wilayah.
Artikel Terkait
Suami Anggota DPRD Jateng Jadi Sasaran Penembakan di Pekalongan, Pelaku Kabur
Anggota Komisi X DPR Pantau Pengobatan Gratis dan Sosialisasi Program di Ragunan
Pelatih Nasional Soroti Pentingnya Fondasi Teknik dan Karakter dalam Pembinaan Atlet Finswimming Usia Dini
Trump Hapus Video Rasialis yang Serang Obama Usai Kecaman Luas