Kritik pedas menghujani Donald Trump. Pemicunya, sebuah video rasis yang menampilkan mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle, digambarkan bak monyet, beredar dari akun media sosialnya. Menariknya, Obama sendiri justru merespons dengan sikap yang tenang.
Menurut laporan BBC, video itu langsung memicu badai reaksi. Tak cuma dari kubu Demokrat, tapi juga dari sejumlah anggota Partai Republik. Rasanya, kedua belah pihak sepakat kalau konten itu sudah keterlaluan.
Di sisi lain, Gedung Putih sempat berusaha membela. Mereka menyebut gelombang kecaman itu cuma "kemarahan palsu" belaka. Namun, tekanan ternyata terlalu besar. Akhirnya, unggahan itu dihapus dengan alasan kesalahan seorang staf.
Video yang muncul di Truth Social itu diiringi lagu "The Lion Sleeps Tonight". Isinya? Klaim-klaim liar soal kecurangan pemilu 2020, yang dibumbui dengan gambar-gambar rasis itu tadi. Banyak yang geram, bahkan dari kalangan internal partainya Trump sendiri.
Senator Tim Scott, senator Republik kulit hitam satu-satunya, tak menyembunyikan kekecewaannya.
"Ini hal paling rasis yang pernah saya lihat berasal dari Gedung Putih,"
katanya. Memang, gambar dalam video itu mengingatkan pada karikatur-karikatur jahat era lampau yang menyamakan orang kulit hitam dengan primata. Konon, klipnya berasal dari unggahan seorang pembuat meme konservatif di platform X beberapa bulan lalu.
Lalu, bagaimana tanggapan Trump? Saat dijumpai wartawan, dia mengaku "tidak melihat" bagian yang menampilkan keluarga Obama. Dan soal permintaan maaf? Jangan harap. Dia sama sekali ogah melakukannya.
Artikel Terkait
Ledakan Pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon Tewaskan Lima Orang
PDIP Putar Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme di Setiap Agenda Partai, Hasto: Ini Pelurusan Sejarah
Polisi Bekuk Pasutri Pemilik Wedding Order Penipu, Korban 58 Pasangan dengan Kerugian Rp2,6 Miliar
Menteri Pertahanan Pimpin Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu, Kenang Sosok Prajurit Sejati Tanpa Balas Jasa