Analis Proyeksikan IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi

- Minggu, 15 Februari 2026 | 19:30 WIB
Analis Proyeksikan IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi

MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, meski ditutup melemah di akhir pekan sebelumnya. Proyeksi ini disampaikan oleh MNC Sekuritas dalam riset terkininya, dengan catatan bahwa investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi lebih dalam. Analisis teknikal menunjukkan level-level kunci yang perlu diperhatikan, serta sejumlah saham emiten tertentu yang layak dipantau pergerakannya.

Analisis Teknis dan Proyeksi Pergerakan IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG tercatat terkoreksi 0,64 persen ke level 8.212. Tekanan jual masih mendominasi, namun menurut analis, area koreksi minimal yang sebelumnya diantisipasi telah tercapai. Dalam riset bertajuk "MNCS Daily Scope Wave" yang dirilis Minggu (15/2/2026), MNC Sekuritas melihat ruang bagi indeks untuk kembali bergerak naik.

Tim analis menyatakan, skenario terbaik menunjukkan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari pola gelombang tertentu.

Namun, optimisme itu dibarengi dengan peringatan kehati-hatian. Pelaku pasar diminta untuk tidak mengabaikan kemungkinan terjadinya tekanan jual berlanjut yang dapat menarik indeks lebih rendah.

Secara teknis, MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada di 7.863 dan 7.712, sementara resistance terdekat ada di 8.354 dan 8.517. Pergerakan di sekitar level-level ini akan menjadi penanda arah tren jangka pendek.

Rekomendasi Saham untuk Dipantau

Berdasarkan analisis pola gelombang dan momentum perdagangan, riset tersebut juga menyoroti beberapa saham dengan potensi pergerakan menarik. Rekomendasi ini dibagi menjadi saham dengan strategi "Buy on Weakness" (beli saat melemah) dan "Sell on Strength" (jual saat menguat).

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar