Harga Minyak Mentah Stabil, Batu Bara Melonjak: Reaksi Pasar Atas Gencatan Senjata Dagang AS-China
Harga minyak mentah menunjukkan stabilitas pada perdagangan Kamis, didorong oleh optimisme investor menyusul potensi gencatan senjata dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Momen positif ini terjadi pasca pertemuan Presiden AS, Donald Trump, dengan pemimpin China, Xi Jinping, di Korea Selatan.
Kesepakatan AS-China Pengaruhi Pasar Komoditas
Dalam kesepakatan yang dibahas, Donald Trump menyetujui penurunan tarif terhadap China menjadi 47 persen dari sebelumnya 57 persen. Sebagai imbalannya, China berkomitmen untuk melanjutkan pembelian kedelai AS, menjaga ekspor tanah jarang, dan menindak tegas perdagangan fentanil ilegal. Kesepakatan satu tahun ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian global.
Performa Harian Komoditas Utama
Minyak Mentah
Harga minyak berjangka Brent tercatat naik tipis 0,1 persen atau 8 sen ke level USD 65,00 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat 0,1 persen atau 9 sen menjadi USD 60,57 per barel.
Artikel Terkait
Kementerian Pertanian Siapkan Rp9,5 Triliun untuk Hilirisasi 7 Komoditas Andalan
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang