Pempek Palembang Melanglang Buana, Didorong Layanan Logistik yang Sigap

- Jumat, 05 Desember 2025 | 09:18 WIB
Pempek Palembang Melanglang Buana, Didorong Layanan Logistik yang Sigap

Palembang dan pempek adalah dua hal yang tak terpisahkan. Kuliner ikonik ini bukan lagi sekadar cerita lokal. Kini, rasa kenyal dan kuah cukonya sudah menembus pasar internasional, jadi obat rindu bagi banyak perantau.

Namun, di balik kesuksesan itu, ada cerita lain yang jarang disorot: peran jasa pengiriman. Distribusi produk yang cepat dan aman adalah kunci, terutama untuk komoditas seperti makanan siap saji. Di sinilah perusahaan logistik seperti Lion Parcel masuk, menjadi tulang punggung bagi banyak pelaku UMKM di kota itu.

Ambil contoh Pempek Al-Kindi. Usaha rumahan ini sudah sejak 2014 mengirimkan pesanan ke berbagai kota, bahkan ke luar negeri. Tagline mereka sederhana tapi menusuk: “Obat Rindu Buat yang Jauh”. Mereka mengandalkan marketplace dan media sosial untuk menjangkau pelanggan yang jauh dari Palembang.

“Pempek itu produk yang cukup menantang untuk dijual secara online, apalagi kalau harus dikirim ke area yang jauh dari Palembang,” aku Mahesa, Crew Store Pempek Al-Kindi.

“Tapi, untungnya bisnis kami didukung oleh Lion Parcel. Selain harganya yang kompetitif, barang juga sampai lebih cepat dibanding yang lain, terutama untuk kiriman ke luar pulau seperti Kalimantan dan Indonesia Timur.”

Ia melanjutkan, bantuan untuk pengiriman internasional ke negara seperti Malaysia dan Singapura juga sangat berarti. Menariknya, meski hanya menggunakan layanan reguler, kecepatan dan keamanan kiriman tetap terjaga. Menurut Mahesa, agen di Palembang sangat sigap. Layanan free pick up-nya pun sangat membantu efisiensi.

“Kami bisa kirim dengan lebih efisien tanpa harus meninggalkan tempat produksi,” jelasnya.

Geliat UMKM seperti Pempek Al-Kindi ini ternyata punya efek berantai. Para mitra agen pengiriman pun ikut merasakan dampak positifnya. Chatarina Febrianti, pemilik agen Lion Parcel di Sudirman Palembang, membenarkan hal ini.

“Dulu saya memutuskan membuka agen karena melihat potensi pengiriman pempek dari Palembang yang besar. Ternyata benar,” ujarnya.

Kini, banyak pelaku usaha yang rutin mengirim setiap hari, tak hanya skala kecil tapi juga perusahaan besar. Hubungannya saling menguntungkan. UMKM terbantu dengan layanan yang andal, sementara bisnis logistiknya ikut berkembang berkat dukungan jaringan dan infrastruktur yang luas dari pusat.

Dari sisi perusahaan, komitmen untuk mendukung UMKM terus ditegaskan. Kenny Kwanto, Chief Marketing Officer Lion Parcel, menyebut pihaknya berupaya menghadirkan solusi logistik yang relevan.

“Bentuk dukungan kami diwujudkan melalui beragam program, seperti pemberian diskon atau insentif khusus bagi UMKM lokal,” kata Kenny.

Ia juga menyebut layanan terbaru, BIGPACK FAST, yang dirancang untuk pengiriman paket besar dengan waktu singkat. Ini tentu jawaban atas kebutuhan pelaku usaha di daerah seperti Palembang.

Optimisme itu punya dasar. Jaringan mereka kini menjangkau 98% wilayah Indonesia dan lebih dari 50 negara, didukung ribuan agen dan ratusan armada penerbangan dari Lion Group. Infrastruktur itulah yang menjadi penggerak.

Pada akhirnya, kisah dari Palembang ini menunjukkan sebuah simbiosis mutualisme yang menarik. Sinergi antara pelaku usaha kuliner dan perusahaan logistik mampu membuka pintu ekonomi yang lebih lebar. Lion Parcel, dalam narasi ini, berkomitmen untuk tetap menjadi partner dalam perjalanan produk lokal menuju pasar global. Dengan layanan yang mengutamakan kecepatan dan kepercayaan, perjalanan pempek Palembang ke seluruh penjuru tampaknya akan makin lancar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar