Kinerja Cemerlang Indokripto (COIN): Laba Bersih Rp41,1 Miliar Hingga Kuartal III 2025
PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), emiten kripto pertama di BEI, mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang periode Januari-September 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp41,1 miliar dengan pendapatan mencapai Rp204,6 miliar.
Kinerja Operasional yang Kuat
Indokripto (COIN) mencatat EBITDA sebesar Rp100,7 miliar yang mencerminkan kekuatan operasional perusahaan. Arus kas operasional juga menunjukkan performa positif sebesar Rp99,6 miliar, sementara liabilitas jangka pendek berhasil ditekan secara signifikan menjadi Rp45,9 miliar.
Dukungan Pasar Kripto yang Kondusif
Direktur Utama Indokripto, Ade Wahyu, mengungkapkan bahwa kinerja positif perusahaan didorong oleh kondisi pasar kripto yang kondusif, terutama pada kuartal III-2025. Tren ini memberikan dampak positif terhadap kinerja kedua anak perusahaan, yaitu PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).
Lonjakan Transaksi Derivatif Kripto
Volume transaksi aset kripto mengalami peningkatan signifikan, baik di pasar spot maupun derivatif kripto di Bursa CFX. Porsi perdagangan derivatif kripto meningkat menjadi 28 persen dari total transaksi aset kripto, naik dari kuartal sebelumnya yang sebesar 17 persen.
Nilai transaksi derivatif kripto di Bursa CFX melonjak 118 persen dari Rp24,17 triliun di kuartal II-2025 menjadi Rp52,71 triliun pada kuartal III-2025. Secara kumulatif, total transaksi derivatif telah mencapai Rp86,25 triliun untuk periode Januari-September 2025.
Posisi Kas yang Kuat Pasca IPO
Indokripto berhasil mempertahankan posisi kas dan likuiditas yang kuat pasca Initial Public Offering (IPO). Per 30 September 2025, jumlah kas perseroan tercatat berada di level Rp361,88 miliar, mencerminkan fondasi fundamental perusahaan yang kokoh.
Ade Wahyu meyakini kondisi ini memberikan fleksibilitas dan bantalan yang kuat untuk menghadapi dinamika pasar ke depan. "Kami akan terus memperkuat portofolio usaha dan terus berupaya menangkap peluang baru untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Melemah Tipis, MNC Sekuritas Proyeksikan Koreksi Lanjutan ke Level 5.899
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,799 Juta per Gram pada Perdagangan Hari Ini
Saham Grup Prajogo Mendominasi, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 30 Persen
BEI Masukkan Saham Transcoal Pacific ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi