Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sepekan terakhir, tepatnya periode 25 hingga 29 Mei 2026, menunjukkan hasil yang beragam. Meski demikian, terdapat sepuluh emiten yang menonjol sebagai saham paling aktif diperdagangkan, dengan saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu mendominasi daftar tersebut. Aktivitas transaksi ini berlangsung di tengah libur dan cuti bersama Iduladha yang mempersingkat pekan bursa.
Data yang dihimpun BEI menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai transaksi harian. Angka tersebut melonjak 30,37 persen menjadi Rp28,38 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp21,77 triliun. Namun, di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian justru mengalami penurunan sebesar 10,87 persen, dari 2,37 juta kali transaksi menjadi 2,11 juta kali transaksi.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi, mencapai 255 ribu kali transaksi dengan total nilai Rp6,42 triliun. Emiten milik Prajogo Pangestu ini memimpin pergerakan pasar sepanjang pekan tersebut. Tidak jauh berbeda, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), yang juga berada di bawah naungan grup yang sama, mencatatkan frekuensi sebanyak 252 ribu kali dengan nilai transaksi menembus Rp3,60 triliun.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menempati posisi ketiga dengan frekuensi 202 ribu kali transaksi dan nilai mencapai Rp1,62 triliun. Sementara itu, dari sektor perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan nilai transaksi tertinggi di antara semua emiten, yakni Rp8,77 triliun, meskipun frekuensinya lebih rendah, yaitu 182 ribu kali. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyusul dengan frekuensi 160 ribu kali dan nilai perdagangan Rp4,53 triliun.
Di posisi keenam, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan nilai transaksi Rp2,06 triliun dengan frekuensi 154 ribu kali. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) tercatat sebanyak 139 ribu kali transaksi, namun nilainya relatif lebih kecil, yaitu Rp416,88 miliar. Emiten infrastruktur energi, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), mencatatkan frekuensi 138 ribu kali dengan nilai Rp404,33 miliar.
Dua saham lainnya yang masuk dalam jajaran sepuluh besar masih berasal dari kelompok usaha Prajogo Pangestu. PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan frekuensi 137 ribu kali dengan nilai transaksi Rp1,74 triliun, sedangkan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) diperdagangkan sebanyak 125 ribu kali dengan nilai mencapai Rp1,89 triliun. Dominasi saham-saham grup ini menegaskan tingginya minat investor terhadap emiten energi dan sumber daya alam sepanjang pekan tersebut.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,799 Juta per Gram pada Perdagangan Hari Ini
BEI Masukkan Saham Transcoal Pacific ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
Wall Street Bersiap Hadapi Pekan Penuh Tantangan dengan Data Tenaga Kerja dan Inflasi
Kemenkeu Juarai Turnamen Catur Antar-Emiten dan Kementerian di BEI