Pemerintah menargetkan pembangunan 2.400 Koperasi Desa Merah Putih pada tahun ini dari total 5.000 lahan terverifikasi. Setiap Kopdes mendapatkan plafon pinjaman dari Himbara sebesar Rp 3 miliar yang dapat digunakan untuk modal investasi (capex) maupun biaya operasional (opex).
Pembangunan Fisik oleh Agrinas dan TNI
PT Agrinas, yang telah dikontrak pemerintah, akan memimpin pembangunan fisik Kopdes. Untuk mempercepat pelaksanaan, Agrinas dapat menggandeng kontraktor lokal dan melibatkan unsur TNI. Kementerian Koperasi akan fokus pada pendampingan bisnis dan penyusunan proposal.
Dukungan Penuh dari Pemerintah
Ferry menegaskan komitmen pemerintah tidak hanya pada pembangunan fisik. Pemerintah juga membuka akses permodalan dan menyediakan pendampingan berkelanjutan bagi koperasi desa yang telah beroperasi. Kemenkop berencana berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk supervisi teknis.
Dengan sinergi antar kementerian, BUMN, dan TNI, program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan segera terealisasi, memperkuat ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat.
Artikel Terkait
Edupreneurship: Senjata Ampuh Lulusan Pendidikan Hadapi Badai Krisis 2026
Jeffrey Hendrik Bersiap Pimpin BEI Sementara, Langsung Hadapi Ujian dengan MSCI
OJK Gencar Reformasi Pasar Modal, Free Float Naik Dua Kali Lipat
Danantara Siap Ambil Porsi Saham BEI, Investasi Aktif Sudah Dimulai