Kilang Minyak Akhirnya Dibangun! Purbaya & Bos Pertamina Bongkar Strategi Baru

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 06:50 WIB
Kilang Minyak Akhirnya Dibangun! Purbaya & Bos Pertamina Bongkar Strategi Baru

Purbaya Yudhi Sadewa dan Bos Pertamina Sepakat Bangun Kilang Minyak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri telah mencapai kesepakatan penting untuk membangun kilang minyak di Indonesia. Pertemuan bersejarah ini berlangsung di Kementerian Keuangan pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Latar Belakang Pertemuan Menkeu dan Bos Pertamina

Kunjungan jajaran direksi Pertamina ke Kementerian Keuangan merupakan tindak lanjut dari kritik konstruktif yang sebelumnya disampaikan Purbaya di hadapan DPR. Menariknya, pihak Pertamina justru menyambut positif kritik tersebut dan berkomitmen memperkuat sektor hulu migas serta melanjutkan pembangunan kilang dalam negeri.

Respons Positif dari Pertamina

Purbaya mengungkapkan bahwa direksi Pertamina menerima dengan baik kritik yang dilontarkannya. "Dia bilang dia malah senang sekarang saatnya membangun kilang ke depan. Dia akan lebih senang membangun kilang lagi," jelas Menkeu usai pertemuan tersebut.

Perubahan Signifikan di Tubuh Pertamina

Menurut Purbaya, respons positif ini mencerminkan perubahan signifikan dalam kepemimpinan Pertamina. Dia menilai direksi Pertamina saat ini memiliki visi yang sejalan untuk memajukan dunia perminyakan Indonesia ke depan. "Pada dasarnya sih lebih positif dibanding direktur-direktur utama yang sebelumnya," tambahnya.

Pentingnya Eksplorasi di Sektor Hulu

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya juga menekankan pentingnya memperkuat sektor hulu migas. Dia menjelaskan bahwa kelemahan di sektor hulu menjadi salah satu penyebab mandeknya produksi minyak nasional. "Jadi kalau lifting itu enggak mungkin naik lagi kalau enggak ada pertemuan ladang minyak baru," pungkas Menkeu.

Komitmen bersama antara Kementerian Keuangan dan Pertamina dalam membangun kilang minyak ini diharapkan dapat mendongkrak produksi dan ketahanan energi nasional di masa depan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar