PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) melakukan penjualan satu unit kapal tug boat sebagai bagian dari program peremajaan armada. Transaksi ini melibatkan TB Kaltim Dolphin 12-01 yang dilego kepada PT Kairos Wijaya Samudera (KWS) dengan nilai Rp5,6 miliar.
Sekretaris Perusahaan PSAT, Fadzil Fahreza, menjelaskan bahwa penjualan kapal ini bertujuan untuk regenerasi armada perseroan. Kapal-kapal yang telah berusia di atas 20 tahun akan diganti dengan unit yang lebih baru untuk meningkatkan efisiensi operasional.
"Program regenerasi armada diharapkan dapat mengurangi biaya perawatan kapal secara signifikan," ujar Fadzil dalam keterangan resmi yang dikutip dari keterbukaan informasi.
Manajemen PSAT menegaskan bahwa transaksi ini dilakukan dengan penerapan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku. Proses penjualan kapal tug boat telah melalui pertimbangan matang untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap operasional perusahaan.
Data terbaru menunjukkan perkembangan armada PSAT hingga pertengahan 2025. Jumlah kapal yang dimiliki perseroan tercatat 69 unit, mengalami penurunan dari akhir 2024 yang sebanyak 71 unit. Perubahan ini mencerminkan strategi PSAT dalam mengoptimalkan komposisi armada.
Kebijakan peremajaan armada PSAT ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya saing di industri transportasi laut. Perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi operasional sambil mempertahankan kualitas layanan kepada pelanggan.
Artikel Terkait
Likuiditas Nasional Tembus Rp10.415 Triliun pada Mei 2026, BI Catat Pertumbuhan M2 Melonjak 10,8 Persen
Dolar AS Menguat, Yen Tertekan Mendekati Level Terendah Empat Dekade
Pemilik Baru SONA Wajib Lakukan Tender Offer, Harga Beli Saham Ditetapkan Rp2.284 per Lembar
Bursa Asia Bervariasi, Nikkei dan Kospi Terkoreksi di Tengah Tekanan Saham Teknologi