Indeks LQ45 turun lebih dalam 1.66 persen ke 806.30, diikuti Indeks JII yang melemah 1.46 persen ke 563.16. Indeks IDX30 turun 1.50 persen ke 422.11 dan Indeks MNC36 turun 1.64 persen ke 330.27.
Dari sektor properti menjadi penyelamat dengan kenaikan 3 persen, diikuti industri yang naik 1.77 persen dan konsumer non-siklikal yang menguat 1.53 persen. Sektor bahan baku dan teknologi menjadi yang tertekan dengan penurunan masing-masing 2.72 persen dan 2.66 persen.
Top Gainers dan Top Losers
Saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO) memimpin penguatan dengan rally 34.97 persen ke Rp220, disusul PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang melonjak 34.88 persen ke Rp116, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) yang naik 34.86 persen ke Rp236.
Di sisi lain, PT Multitrend Indo Tbk (BABY) tercatat sebagai top loser dengan penurunan 14.77 persen ke Rp456, diikuti PT Tanah Laut Tbk (INDX) yang anjlok 14.62 persen ke Rp181, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) yang melemah 14.38 persen ke Rp655.
Artikel Terkait
OJK Beri Tenggat 2029, Emiten Wajib Genjot Free Float ke 15 Persen
Guncang Pasar, Kuota Batu Bara 2026 Dipangkas Hingga 70 Persen
Pakaian Bekas Ilegal Disita Rp 248 M, Pemerintah Genjarkan Razia di Pelabuhan
Investor Global Berebut Proyek PLTN 7 Gigawatt di Indonesia