Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melanjutkan koreksi pada pekan depan. Pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026), IHSG melemah 1,72 persen ke level 5.896, disertai munculnya tekanan jual yang cukup signifikan.
Analis MNC Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. "Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784. Adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan untuk menguji 5.912-5.937," tulis riset tersebut.
IHSG diprediksi berada pada level support 5.784 dan 5.594, serta resistance 6.286 dan 6.459.
Sejumlah saham menarik untuk dicermati, dengan rekomendasi dari MNC Sekuritas sebagai berikut:
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Trading Buy
Saham BULL terkoreksi 4,89 persen ke Rp350, disertai tekanan jual dan menembus cluster MA20 dan MA200. Posisi BULL diperkirakan berada di akhir wave (A) dari wave [B]. Rekomendasi trading buy pada rentang Rp324-Rp336, target harga Rp364 dan Rp378, stoploss di bawah Rp316.
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) - Buy on Weakness
Saham CUAN terkoreksi 9,60 persen ke Rp565 dengan tekanan jual. Posisi CUAN saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave B dari wave (A). Rekomendasi buy on weakness pada rentang Rp520-Rp550, target harga Rp720 dan Rp830, stoploss di bawah Rp482.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) - Buy on Weakness
Saham JSMR terkoreksi 6,96 persen ke Rp2.940, disertai tekanan jual dan berada di bawah MA60. Posisi JSMR diperkirakan membentuk wave (2) dari wave [A]. Rekomendasi buy on weakness pada rentang Rp2.770-Rp2.930, target harga Rp3.170 dan Rp3.410, stoploss di bawah Rp2.770.
PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) - Sell on Strength
Saham WIIM terkoreksi 1,49 persen ke Rp1.655 dengan tekanan jual. Posisi WIIM diperkirakan berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga penguatannya terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B. Area koreksi diperkirakan pada rentang Rp1.520-Rp1.575. Rekomendasi sell on strength pada rentang Rp1.725-Rp1.755.
Artikel Terkait
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Ancaman Turun Kelas Mengintai
Pertamina NRE Raup Dividen Setelah Akuisisi 20% Saham Perusahaan Energi Filipina
Realisasi Gas Murah untuk Industri Baru 70 Persen, Produktivitas Terancam
Biological Manufacturing: Ketika Tambak Udang Butuh Manusia, Bukan Sekadar Teknologi