Tim nasional Inggris memastikan diri sebagai juara Grup L Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Panama dengan skor 2-0 di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu (27/6) waktu setempat. Kemenangan ini mengantarkan skuad asuhan Thomas Tuchel finis di puncak klasemen dengan tujuh poin, sekaligus mencatatkan rekor tak terkalahkan di fase grup pada dua edisi Piala Dunia berturut-turut.
Jude Bellingham menjadi pembuka keunggulan Inggris pada menit ke-62. Tak berselang lama, ia memberikan umpan matang kepada Harry Kane yang berhasil dikonversi menjadi gol gol ke-11 sang kapten sepanjang kariernya di Piala Dunia.
"Saya pikir itu hanya kombinasi permainan yang bagus, dan memberikannya lagi kepada Harry, yang terus meningkatkan levelnya, sungguh luar biasa," ujar Bellingham kepada ITV.
Bellingham tampil dominan sepanjang laga. Ia mencatatkan tekel terbanyak, menciptakan peluang terbanyak, serta menyelesaikan dribel terbanyak untuk mengamankan kemenangan timnya. "Dia pantas mendapatkan semuanya. Anda lihat usaha yang dia berikan sebagai kapten, bagaimana dia memimpin kami. Kualitasnya berbicara sendiri, dia yang terbaik," tambahnya.
Pelatih Thomas Tuchel mengakui pertandingan berjalan fisik dan ketat sesuai ekspektasi. "Kami melakukan apa yang diperlukan. Itu yang kami harapkan, pertandingan sulit melawan lawan fisik, sulit mencetak gol," katanya.
Tuchel memuji agresivitas anak asuhnya yang mampu mengantisipasi serangan balik cepat Panama. "Kami adalah satu-satunya tim yang menciptakan banyak peluang dan mencetak dua gol melawan mereka. Kami sangat agresif. Kami harus sangat berhati-hati dengan serangan balik karena mereka kuat. Kami tampil baik secara keseluruhan dan layak menang, tapi itu kerja keras," tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Bellingham. "Penampilan bagus lagi. Kami senang dia dalam kondisi seperti ini. Tapi semua orang melakukan apa yang harus dilakukan. Jude adalah bagian besar dari itu," ujar Tuchel.
Mengenai kondisi pemain, Tuchel mengonfirmasi bahwa penarikan Declan Rice murni untuk menghindari kartu kuning kedua. "Rice, tidak masalah. Dengan Declan kami punya kesempatan untuk mengeluarkannya sepenuhnya dari pertandingan, untuk tidak mendapatkan kartu kuning kedua, yang sangat membantu kami," jelasnya. Sementara itu, bek muda Jarell Quansah harus ditarik keluar karena cedera dan masih dalam evaluasi.
"Jarrell, saya tidak tahu, dia harus keluar karena cedera. Jadi kami perlu melihat. Tapi tiga hari dan pertandingan berikutnya dalam empat hari bukanlah masalah. Kami menyukainya dan kami pandai dalam hal itu," pungkas Tuchel.
Hasil ini memastikan langkah Inggris ke babak 32 besar untuk menghadapi Senegal atau Republik Demokratik Kongo. Sebaliknya, Panama harus mengakhiri turnamen dengan tiga kekalahan beruntun.
Artikel Terkait
Austria dan Aljazair Berebut Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Timnas Voli Putra Indonesia Tantang Korea Selatan di Final AVC Cup 2026
Austria vs Aljazair Perebutkan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 di Laga Pamungkas Grup J
Persija Resmi Rekrut Victor Dethan dari PSM Makassar