Harga sejumlah bahan pangan pokok di pasar domestik mencatatkan pergerakan beragam pada akhir pekan ini, dengan mayoritas komoditas strategis justru menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data yang dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, beberapa kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, dan minyak goreng mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan.
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan lonjakan harga tertinggi, yakni naik 9,56 persen menjadi Rp65.350 per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai merah keriting yang melesat 6,91 persen ke angka Rp50.300 per kilogram, serta cabai merah besar yang naik 6,07 persen menjadi Rp52.400 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau tercatat naik 1,65 persen menjadi Rp49.400 per kilogram.
Di kelompok bumbu dapur, bawang merah mengalami kenaikan 2,52 persen menjadi Rp46.800 per kilogram, sedangkan bawang putih naik 0,64 persen menjadi Rp39.150 per kilogram. Kenaikan harga juga terpantau pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah naik 0,49 persen menjadi Rp20.650 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing naik 0,21 persen dan 0,66 persen menjadi Rp23.800 dan Rp23.000 per liter.
Gula pasir kualitas premium ikut mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,25 persen menjadi Rp20.200 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal masih bertahan di harga Rp19.200 per kilogram. Di sisi lain, harga daging ayam ras segar naik 0,77 persen menjadi Rp39.100 per kilogram, dan daging sapi kualitas I naik 0,03 persen menjadi Rp147.800 per kilogram. Namun, daging sapi kualitas II justru turun 0,21 persen menjadi Rp138.250 per kilogram.
Pada kelompok beras, pergerakan harga cenderung bervariasi. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing naik 0,34 persen menjadi Rp14.550 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I masih stagnan di angka Rp16.100 per kilogram. Namun, beras kualitas medium II turun 0,31 persen menjadi Rp15.950 per kilogram, dan beras kualitas super I turun 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kilogram. Beras kualitas super II tercatat tetap di harga Rp16.900 per kilogram.
Tak semua komoditas mengalami kenaikan. Telur ayam ras segar justru turun 0,95 persen menjadi Rp31.150 per kilogram. Data ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan harga masih terjadi pada sejumlah bahan pokok, beberapa komoditas lain justru memberikan sedikit ruang bagi daya beli masyarakat di tengah fluktuasi pasar.
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis, Saham MORA dan ASPR Melonjak Lebih dari 50 Persen Jadi Top Gainer Pekan Ini
Merger IPCM-Pelindo Marine Service Dinilai Buka Peluang Baru bagi Emiten Jasa Maritim
IHSG Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Aksi Jual Asing Tembus Rp2,44 Triliun dalam Sepekan
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026 Tembus 5,6 Persen, Tertinggi dalam Empat Tahun, tetapi Asing Masih Jual Bersih Rp48,79 Triliun