Bareskrim Polri mengamankan ratusan warga negara asing dari sebuah perkantoran di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, terkait dugaan keterlibatan mereka dalam operasi judi online. Penggerebekan yang berlangsung sejak Jumat malam itu mengungkap praktik kejahatan siber yang diduga dikendalikan oleh jaringan internasional.
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, para WNA tersebut tampak duduk berbanjar di dalam satu ruangan dengan monitor komputer di hadapan mereka. Mereka terdiri dari pria dan wanita dewasa, sebagian di antaranya mengenakan masker wajah. Posisi mereka saling berhadapan di dua meja panjang yang dibariskan secara memanjang, sementara sejumlah personel Brimob berjaga di lokasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa ratusan orang yang diamankan berasal dari Thailand, Vietnam, China, Myanmar, Korea, dan Malaysia. Mereka diduga menjadi bagian dari sindikat kejahatan siber yang mengoperasikan situs judi online di perkantoran tersebut. Dua lantai dalam gedung itu disewa oleh para pelaku untuk menjalankan aktivitas ilegal tersebut.
Dalam proses penindakan, penyidik Bareskrim Polri turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain komputer, laptop, brankas, hingga laman situs judi online yang dioperasikan. Pengamanan dilakukan secara ketat dengan melibatkan personel Brimob bersenjata lengkap.
Pantauan pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB menunjukkan puluhan anggota Brimob masih berbaris di depan gedung. Mereka bersiaga menghadap ke arah pintu masuk sebuah gedung berfasad kaca. Dua personel dengan atribut taktis helm, rompi antipeluru, masker, dan senjata laras panjang berjaga di depan pintu masuk. Petugas keamanan gedung berpakaian hitam juga tampak bersiaga di lokasi.
Artikel Terkait
Pertamina Serahkan 25 Motor Baru ke Mitra Ojol Lewat Program Undian MyPertamina
Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung Ditangkap di Majalaya
Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Kekerasan yang Viral di Jawa Barat
Polisi Tangkap Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Kekasih di Bandung, Pelaku Kooperatif