Grup Astra Kuasai 91,44% Saham Mega Manunggal Property, Fokus Tingkatkan Okupansi Gudang

- Jumat, 24 April 2026 | 13:40 WIB
Grup Astra Kuasai 91,44% Saham Mega Manunggal Property, Fokus Tingkatkan Okupansi Gudang

IDXChannel Setelah resmi diakuisisi oleh PT Saka Industrial Arjaya (SIA), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) kini punya panggung baru. Fokus mereka? Menggali peluang di dalam ekosistem Grup Astra yang notabene raksasa konglomerasi. Logikanya sederhana: dengan skala bisnis Astra yang begitu besar, potensi untuk mendongkrak kinerja MMLP di sektor logistik pun ikut terbuka lebar.

Lewat SIA, Grup Astra saat ini menggenggam sekitar 6,3 miliar saham MMLP. Angka itu setara dengan 91,44 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Nilai transaksinya? Cukup bikin melongo: Rp3,34 triliun. Uang sebesar itu dipakai untuk membayar 83,67 persen saham MMLP dari pemilik lama.

Nah, soal langkah ke depan, Sekretaris Perusahaan MMLP, Jeremy Muliawan, buka suara. Menurut dia, dalam beberapa tahun ke depan, prioritas utama perseroan adalah mengintegrasikan bisnis ke dalam jaringan Grup Astra. Terutama di lini properti. Salah satu caranya? Meningkatkan okupansi gudang.

"Untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha, perseroan akan terus memelihara dan terus berupaya meningkatkan tingkat okupansi 13 gudang milik perseroan," ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Bicara soal okupansi, pada 2025 lalu, tingkat hunian gudang MMLP sempat menyentuh angka tertinggi: 96,2 persen. Lumayan impresif. Tapi kalau dilihat dalam empat tahun terakhir, okupansinya sebenarnya bergerak di kisaran 86 sampai 89 persen. Jadi, masih ada ruang untuk naik, setidaknya secara konsisten.

Di sisi lain, MMLP tidak mau hanya bergantung pada satu jenis konsumen. Mereka tetap membidik segmen industri 3PLs, e-commerce, dan FMCG. Tapi juga mulai melirik pemain baru dari sektor manufaktur, otomotif, bahkan farmasi. Selain itu, ada rencana untuk mengembangkan lahan atau yang biasa disebut landbank sesuai dengan kondisi pasar.

Saat ini, MMLP menguasai landbank lebih dari 500 ribu meter persegi. Lahan-lahan ini tersebar di titik-titik yang dianggap strategis. Pengembangan aset ke depannya, kata Jeremy, akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur logistik yang adaptif. Entah itu lewat skema built-to-suit yang dirancang khusus buat kebutuhan klien jangka panjang atau lewat pengembangan gudang multi-tenant buat menjaring pasar yang lebih dinamis.

"Fokus pengembangan ini dirancang untuk memaksimalkan utilitas lahan guna menjawab tren kebutuhan pergudangan modern yang menuntut efisiensi operasional dan integrasi teknologi," jelasnya.

Sebagai catatan, akuisisi MMLP oleh Grup Astra ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Langkah ini diambil untuk memperkuat lini properti mereka, khususnya di sektor logistik pergudangan. Sebelum MMLP masuk, Grup Astra sebenarnya sudah punya portofolio gudang, seperti Cikarang Industrial Park 1 dan 2 yang dikembangkan bareng ESR Group asal Hong Kong. Jadi, kehadiran MMLP semacam puzzle yang melengkapi gambar besar mereka.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar