Penurunan signifikan juga dialami ALKA yang melemah 20,99 persen. DEFI ikut turun 16,67 persen. Lalu ada LCKM dan FILM yang masing-masing terkoreksi 14,29 persen dan 14,09 persen.
Pelemahan berlanjut pada saham BEER (-12,74%), ITMA (-12,61%), serta CBPE dan NSSS yang turun 11,67 persen dan 11,25 persen. ATAP melengkapi daftar losers dengan penurunan 10,53 persen.
Bagaimana Aktivitas Pasar Secara Keseluruhan?
Penguatan IHSG ternyata didukung oleh peningkatan aktivitas yang cukup solid. Rata-rata volume transaksi harian di BEI melonjak 24,81 persen menjadi 32,28 miliar lembar saham. Angka ini naik dari pekan sebelumnya yang sebesar 25,87 miliar lembar.
Nilai transaksi harian rata-rata juga ikut naik 17,26 persen, menjadi Rp17,32 triliun. Frekuensi transaksi pun meningkat, sekitar 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali per hari.
Kapitalisasi pasar BEI secara total bertambah 7,18 persen, kini mencapai Rp13.189 triliun. Yang menarik, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp193,87 miliar di pekan ini. Meski begitu, secara akumulatif sepanjang 2026, mereka masih mencatatkan penjualan bersih yang cukup besar, yakni Rp37,14 triliun.
Pasar memang penuh kejutan. Pekan depan, kita lihat lagi bagaimana dinamikanya.
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi
Harga Emas Antam Naik Tipis, Buyback Melonjak Lebih Signifikan