Jakarta, 4 April 2026 – Perum Bulog memastikan program penyaluran beras SPHP bakal terus berjalan sepanjang tahun ini. Tidak ada jeda. Targetnya? Cukup besar, mencapai 828 ribu ton untuk disalurkan ke seluruh Indonesia.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Ia menjelaskan, penugasan ini punya dasar hukum yang jelas.
“Dasar hukum penugasan kami sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 204 tanggal 11 Februari 2026, dengan total SPHP tahun ini sebesar 828 ribu ton yang harus kami salurkan,” kata Rizal, Sabtu lalu.
Menurutnya, strategi distribusi tahun ini dirancang agar harga benar-benar bisa dikendalikan. Caranya, beras akan dikirim langsung ke pasar-pasar rakyat. Di sisi lain, jaringan penyaluran juga diperluas lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, atau yang akrab disebut Kopdes Merah Putih.
Tak cuma itu, Bulog juga akan menggandeng banyak pihak. Gerakan pangan murah atau GPM akan dijalankan bersama kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah. Intinya, semua upaya dikerahkan supaya masyarakat bisa dapat kebutuhan pokok dengan harga yang nggak bikin kantong jebol.
Artikel Terkait
Wall Street Hadapi Pekan Penuh Ujian: Data Inflasi dan Laporan Laba Jadi Sorotan
MDKA Proyeksikan Kontribusi Emas Melonjak Signifikan pada 2026
Analis Prediksi Harga Emas Bisa Sentuh Rp3 Juta per Gram Pekan Depan
BEI Tetapkan Harga Teoritis Saham WGSH Rp117 Setelah Saham Bonus 1:1