Kejagung Periksa Kajari Karo dan Staf, Ancaman Sanksi Menggantung
JAKARTA – Soal penanganan kasus korupsi Amsal Sitepu, Kejaksaan Agung kini menyoroti kinerja anak buahnya sendiri. Beberapa pejabat Kejaksaan Negeri Karo, termasuk Kajari Danke Rajagukguk, baru saja diperiksa di Jakarta. Pemeriksaan digelar Sabtu lalu, 4 April. Intinya, Kejagung mau tahu apakah prosedur dalam kasus videografer itu dijalankan secara profesional atau justru ada pelanggaran.
“Kalau nanti terbukti ada pelanggaran, ya ada sanksi internal. Kita tunggu saja hasilnya,” kata Anang Supriatna yang menjabat Kapuspenkum Kejagung, Minggu (5/4).
Anang menegaskan, proses ini tak boleh gegabah. Prinsip kehati-hatian dan praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi. “Tentu kami butuh waktu untuk ini,” ujarnya lagi.
Selain Kajari, yang turut dipanggil ialah Reinhard Harve Sembiring (Kasi Pidsus) serta beberapa jaksa penuntut umum. Mereka dijemput untuk dimintai klarifikasi.
Kasusnya sendiri berawal dari proyek pembuatan video profil desa antara 2020 hingga 2022. Perusahaan milik Amsal Sitepu waktu itu menawarkan kerja sama ke 20 desa di empat kecamatan Tiganderket, Tigabinanga, Tigapanah, dan Namanteran. Nilai per proyeknya sekitar Rp30 juta.
Namun, kerja sama itu malah berbelok ke ranah pidana. Amsal sempat dituntut dua tahun penjara oleh JPU dengan tuduhan mark-up anggaran video. Tapi akhirnya, nasibnya berbalik.
Pengadilan Negeri Medan justru membebaskannya. Putusan itu dibacakan Rabu, 1 April lalu.
“Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari semua dakwaan penuntut umum, memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya,” jelas Ketua Majelis Hakim Mohammad Yusafrihardi Girsang saat membacakan amar putusan.
Vonis bebas itulah yang kini memantik pertanyaan. Apa yang salah dalam penanganan awal? Kejagung berusaha mencari jawabannya, dengan ancaman sanksi bagi jajarannya sendiri jika terbukti lalai.
Artikel Terkait
PDIP Jatim Bagikan 485 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Miskin dan Panti Asuhan
Borneo FC Runner-Up Meski Samai Poin Persib, Regulasi Head to Head Kunci Gelar Juara
Sapi Kurban Lolos dari Ikatan, Berlari ke Jalan Raya di Ciputat Timur
Lonjakan Permintaan Golok Jelang Iduladha, Kampung Pandai Besi di Bandung Raup Berkah Musiman