RMKE Catat Pendapatan Rp2,2 Triliun di 2025, Jasa Logistik Jadi Penopang Laba

- Rabu, 01 April 2026 | 15:20 WIB
RMKE Catat Pendapatan Rp2,2 Triliun di 2025, Jasa Logistik Jadi Penopang Laba

Struktur permodalan perusahaan juga terlihat sehat. Rasio debt to equity (DER) tercatat hanya 0,23 kali, angka yang relatif rendah dan menggambarkan kondisi keuangan yang stabil.

Menurut Direktur PT RMK Energy Tbk, Vincent Saputra, perjalanan sepanjang 2025 memang tak lepas dari gejolak pasar.

Vincent menambahkan, pertumbuhan laba terutama bersumber dari segmen jasa. Pendorongnya adalah peningkatan pendapatan dari area operasional hulu, seiring dengan mulai beroperasinya fasilitas hauling road baru di tahun 2025.

Dengan fasilitas baru itu, RMKE bisa mencatat tambahan pendapatan dari area hulu. Sementara volume jasa di hilir, khususnya pengangkutan tongkang, tetap bertahan di level yang stabil. Ke depan, perusahaan optimistis. Mereka yakin kinerja 2026 akan terus tumbuh, didukung oleh dua sumber pendapatan utama dari segmen jasa, baik di area hulu maupun hilir.

Targetnya pun cukup ambisius. Untuk tahun 2026, RMKE menargetkan volume pengangkutan batubara mencapai 12,7 juta ton. Sementara volume penjualan batubaranya ditargetkan 3,6 juta ton.

Rencana ekspansi juga sudah disiapkan. Perseroan berencana menambah volume jasa lewat perekrutan klien baru. Mereka juga akan memperluas penjualan batubara dari tambang-tambang yang sudah terhubung dengan fasilitas hauling road milik mereka.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar