Serangan Rudal Iran Lukai 14 Warga dan Rusakkan Wilayah Tengah Israel

- Rabu, 01 April 2026 | 18:15 WIB
Serangan Rudal Iran Lukai 14 Warga dan Rusakkan Wilayah Tengah Israel

Serangan rudal Iran pada Rabu (1/4) menimbulkan korban dan kepanikan di Israel. Layanan medis darurat setempat melaporkan sedikitnya 14 orang mengalami luka-luka akibat serangan itu. Tidak hanya itu, beberapa lokasi di wilayah tengah Israel juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Menurut keterangan militer Israel, mereka berhasil mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayahnya. Ini adalah kali pertama dalam sekitar 20 jam sirene serangan udara kembali meraung, kali ini menyapu seluruh Israel tengah. Suasana mencekam itu belum reda ketika peringatan baru muncul kurang dari satu jam kemudian.

Komando Pertahanan Dalam Negeri menyebut, peringatan kedua itu memicu alarm di sebagian besar wilayah utara dan tengah negara itu.

Di tengah situasi kacau itu, tim medis bergegas memberikan pertolongan.

"Petugas EMT dan paramedis memberikan perawatan medis dan mengevakuasi 14 korban ke rumah sakit," jelas pernyataan resmi dari layanan medis darurat Magen David Adom, seperti dikutip kantor berita AFP.

Dari korban yang dievakuasi, kondisi seorang anak perempuan berusia 11 tahun disebut paling mengkhawatirkan. Gadis kecil itu mengalami luka serius akibat pecahan peluru. Nasib serupa menimpa seorang anak laki-laki 13 tahun dan seorang wanita 36 tahun, yang kondisinya dilaporkan sedang. Sebelas korban lainnya mendapat perawatan untuk luka-luka ringan.

Di sisi lain, polisi melaporkan kerusakan di beberapa titik. Mereka bahkan membagikan foto-foto yang diduga kuat adalah puing-puing rudal berserakan di jalanan. Kerusakan fisik itu seakan melengkapi gambaran betapa dahsyatnya serangan tersebut.

Media-media Israel punya laporan lain yang tak kalah mencengangkan. Mereka menyebut, dalam serangan kali ini digunakan amunisi kluster jenis munisi yang meledak di udara dan menghujani area luas dengan bom-bom kecil. Klaim ini sebenarnya bukan hal baru dalam tensi kedua negara.

Iran dan Israel memang sudah lama saling tuduh menggunakan senjata kontroversial semacam itu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar