Bank Maspion (BMAS) baru saja mendapat suntikan dana segar. Nilainya cukup besar, mencapai 285 juta dolar AS, dan datang dari pemegang saham pengendalinya, Kasikornbank (KBank) dari Thailand. Ini terungkap dalam keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan pada Jumat lalu, 27 Maret 2026.
Pinjaman ini punya tenor maksimal dua tahun. Untuk suku bunganya, mengacu pada SOFR plus margin yang disesuaikan dengan kondisi pasar. Jadi, cukup fleksibel.
Menariknya, dana itu tidak langsung diambil seluruhnya. Manajemen BMAS ternyata sudah mulai menariknya secara bertahap. Mereka sudah mencairkan 185 juta dolar AS. Rinciannya, 100 juta dolar ditarik lebih dulu pada 17 Maret, lalu diikuti tambahan 85 juta dolar tepat di tanggal rilis informasi tersebut, 27 Maret.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Rupiah Bisa Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS
Ekonom: Konflik Timur Tengah Perkuat Urgensi Insentif Kendaraan Listrik
Analis Proyeksikan IHSG Masih Rawan Koreksi, Target Support Jauh di Bawah 7.000
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,837 Juta per Gram