Untuk mendanai rencana itu, perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak 5,7 miliar lembar. Masing-masing saham memiliki nilai nominal Rp 100.
Lalu, kemana aliran dananya? Setelah dipotong biaya-biaya emisi, dana hasil rights issue ini akan dipakai untuk membiayai akuisisi pabrik tadi sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan. Tidak berhenti di situ. Dana segar itu juga akan disalurkan untuk mendukung pengembangan usaha. Mulai dari menutupi kebutuhan modal kerja, belanja modal, hingga berbagai kebutuhan pendanaan lain yang mendukung operasional dan ekspansi bisnis mereka.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Analis Prediksi Rupiah Bisa Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS
Ekonom: Konflik Timur Tengah Perkuat Urgensi Insentif Kendaraan Listrik
Analis Proyeksikan IHSG Masih Rawan Koreksi, Target Support Jauh di Bawah 7.000
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,837 Juta per Gram