PT Sentul City Tbk (BKSL)
BKSL melesat 6,93 persen ke Rp108 dengan dukungan volume yang solid. Analis memprediksi saham ini sedang dalam tahap konsolidasi sebelum kemungkinan lanjutan gerak. Rekomendasi beli di kisaran Rp102-Rp106 dengan target Rp111 dan Rp119. Stoploss: di bawah Rp98.
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
ENRG juga naik 5,69 persen ke Rp1.485. Selama harga bisa bertahan di atas level kunci Rp1.300, saham ini dianggap sedang memulai fase pemulihan. Area beli yang disarankan antara Rp1.340-Rp1.410. Target harga ada di Rp1.565 dan Rp1.730. Jaga stoploss ketat di bawah Rp1.300.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Meski hanya naik 2,69 persen ke Rp5.725, INCO masih didominasi pembeli. Posisinya saat ini dilihat sebagai bagian dari koreksi kecil dalam tren yang lebih besar. Bisa diakumulasi di rentang Rp5.475-Rp5.650. Targetnya Rp5.900 dan Rp6.275, dengan batas aman stoploss di bawah Rp5.375.
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
SRTG cukup menarik perhatian dengan kenaikan 3,34 persen ke Rp1.700, sekaligus berhasil menembus dua rata-rata bergerak penting. Pola grafiknya mengindikasikan awal dari sebuah gerakan impulsif. Pertimbangkan untuk masuk di Rp1.615-Rp1.700. Target selanjutnya Rp1.785 dan Rp1.855. Stoploss: bawah Rp1.530.
Semua rekomendasi di atas tentu punya risikonya sendiri. Di pasar yang masih labil seperti sekarang, eksekusi harus tepat dan disiplin mengikuti level batas kerugian.
Artikel Terkait
Victoria Investama Suntik Rp13 Miliar ke Anak Usaha Asuransi lewat Private Placement
Perdagangan Minyak Rp8,45 Triliun dalam 60 Detik Sebelum Trump Umumkan Deeskalasi
Laba Bersih DSSA Anjlok 33%, Sektor Digital dan Energi Terbarukan Jadi Andalan
Harga Minyak Global Turun 2% di Tengah Ketegangan Respons Iran atas Proposal AS