Ia menambahkan, "Apakah ini benar-benar perkembangan yang kredibel atau hanya sekadar kebisingan berita yang terus berubah?"
Di tengah euforia itu, saham-saham berkapitalisasi kecil ikut merasakan imbasnya. Indeks Russell 2000 naik 1,5 persen, mencapai level tertinggi dalam dua pekan.
Ada juga lonjakan spektakuler dari saham Arm yang melambung 15 persen. Pemicunya, perusahaan itu baru saja meluncurkan chip pusat data AI baru yang diyakini bakal mendatangkan pendapatan miliaran dolar. Saham chip lain pun ikut terbawa, dengan Intel dan Marvell naik hampir 5 persen, sementara raksasa Nvidia menguat 2,5 persen.
Tak ketinggalan, sektor consumer discretionary juga ikut meriah. Indeksnya naik 2 persen, dipimpin oleh saham-saham operator kapal pesiar seperti Norwegian Cruise Line yang meroket 4,3 persen. Carnival dan Royal Caribbean juga catat kenaikan lumayan.
Yang menarik, saham perusahaan antariksa turut merasakan kehangatan pasar. Rocket Lab dan Intuitive Machines masing-masing naik signifikan, sementara EchoStar menguat 8,1 persen.
Memang, sebelumnya sentimen pasar sempat suram. Lonjakan harga minyak akibat konflik AS-Israel versus Iran sempat memicu kekhawatiran inflasi baru, yang tentu saja memperumit proyeksi suku bunga bank sentral. Tapi untuk hari ini, kabar perdamaianlah yang berbicara lebih keras.
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan 19 Titik Serambi MyPertamina Gratis di Jalur Wisata Saat Lebaran
Merdeka Gold Resources Lakukan Restrukturisasi Besar, Tunjuk Tiga Direktur Baru
IHSG Melonjak 2,75% Usai Lebaran, Sektor Tekstil Jadi Primadona
IHSG Melonjak 2,75%, Sentimen Positif Warnai Perdagangan Saham