Mereka percaya, pengurangan kas itu tidak akan mengganggu operasional dan kegiatan usaha sehari-hari. Malah, dengan langkah ini, harga saham di masa depan diharapkan jadi lebih stabil. Pada akhirnya, dampaknya diharapkan positif, baik untuk perusahaan maupun para pemegang saham.
"Lebih lanjut lagi, perseroan memperkirakan pelaksanaan buyback saham tidak akan menimbulkan dampak penurunan pendapatan perseroan secara signifikan," jelas Astawa.
Namun begitu, rencana ini belum bisa langsung jalan. Perlu persetujuan pemegang saham dulu. Untuk itu, Garudafood akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 23 April 2026 mendatang.
Untuk eksekusinya nanti, perusahaan sudah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melaksanakan pembelian kembali saham-saham tersebut. Sekarang, tinggal menunggu lampu hijau dari para pemilik saham.
Artikel Terkait
MNC Life dan Kacamatamoo Wujudkan Harapan Anak Tunanetra Lewat Wish Card di Ramadan
Swasta Perkuat Distribusi Program Makan Bergizi Gratis, Dampak Positif Mulai Terlihat
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Warga dan PNS, Lengkap dengan Asuransi
IHSG Menguat 1,14% di Sesi Pertama, XISB dan ROCK Jadi Top Gainer